• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

INA-LAC Business Forum, Jalan Diplomasi Ekonomi Indonesia di Kawasan Amerika Latin

by Redaksi Asiatoday
March 28, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Digital Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC) Resmi Diluncurkan

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meluncurkan secara resmi platform digital Forum Bisnis INA-LAC. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia kembali akan menyelenggarakan “INA-LAC Business Forum” tahun ini yang didukung dengan serangkaian kegiatan, salah satunya focus group discussion bertajuk “Upaya Peningkatan Peran INA-LAC Business Forum dalam Mendorong Diplomasi Ekonomi Indonesia ke Kawasan Amerika Latin” (25/03/2022).

Kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar) dinilai memiliki potensi besar yang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh Indonesia. Padahal, INA-LAC Business Forum yang merupakan flagship program Kementerian Luar Negeri memiliki peran dan kontribusi signifikan dalam mendorong peningkatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amlatkar.

Menurut Plt. Kepala Pusat Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri, Muhammad Takdir, business deals yang terjadi dalam INA-LAC Business Forum harus dapat diwujudkan dalam bisnis riil.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

“Hambatan melakukan bisnis Indonesia degan kawasan Amlatkar dapat diatasi dengan peningkatan outbound investment Indonesia ke negara-negara di kawasan Amlatkar. Hal tersebut akan menjadi solusi komprehensif hambatan perdagangan yang selama ini ada antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan tersebut,” ungkap Muhammad Takdir, dikutip Senin (28/3/2022).

Sementara itu Direktur Amerika II, Darianto Harsono menyampaikan bahwa dari tahun ke tahun semenjak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019, INALAC BF menunjukkan peran dan kontribusi yang semakin dapat dirasakan oleh para pelaku usaha dan para pemangku kepentingan di Indonesia dan kawasan Amlatkar.

INA-LAC BF telah berkontribusi dalam mengurangi berbagai tantangan yang ada misalnya Jarak, faktor geografi, konektivitas, hambatan tariff dan non-tarrif, sekaligus meningkatkan wawasan masyarakat mengenai Amerika Latin.

Diluncurkannya INA-ACCESS pada tahun 2021, telah menjadi instrumen utama diplomasi ekonomi yang mengintegrasikan dan mendigitalisasi promosi dan interaksi perdagangan, pariwisata dan investasi (TTI) Indonesia dengan mitra di kawasan dimaksud.

Dalam INA-ACCESS, tercatat sebanyak 751 exhibitor terdaftar, yang mana 60% diantaranya adalah UMKM Indonesia; 963 pengunjung; dan 4.740 display products. Berdasarkan data google analytics, sejak bulan Agustus 2021 – Maret 2022, INA-ACCESS dikunjungi 1.633 orang termasuk calon buyer dan investor potensial dari 139 negara.

Beberapa negara Amerika Latin telah menyampaikan ketertarikannya untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam pengembangan startup. Karena itu, pengusaha Indonesia didorong untuk berani melakukan bisnis di kawasan Amlatkar termasuk yang saat ini terkena sanksi ekonomi Amerika Serikat, yaitu Venezuela dan Kuba. (ATN)

Tags: INA-LACKerjasama Indonesia-Amerika Latin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.