• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

India Blokir Lagi 118 Aplikasi

by Redaksi Asiatoday
September 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Akurasi Rendah, India Batalkan Pesanan Alat Tes Cepat Covid-19 dari China

Negeri India. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – India kembali memblokir 118 aplikasi setelah sebelumnya memblokir 57 aplikasi asal China, termasuk TikTok dan WeChat pada Juni 2020.

Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India mengungkapkan hal itu melalui akun Twitter resmi @Gol_MeitY pada Kamis (3/9/2020).

“Pemerintah memblokir 118 Aplikasi seluler yang merugikan kedaulatan dan integritas, pertahanan, keamanan negara, serta ketertiban umum,” demikian cuitan akun tersebut.

RelatedPosts

Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release

China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Melalui pernyataan resminya, Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India menyebut telah menerima banyak keluhan dari berbagai sumber termasuk beberapa laporan tentang penyalahgunaan beberapa aplikasi seluler yang tersedia di platform Android dan iOS karena mencuri dan diam-diam mengirimkan data pengguna secara tidak sah ke server yang memiliki lokasi di luar India.

Pusat Koordinasi Kejahatan Dunia Maya India, Kementerian Dalam Negeri juga telah mengirimkan rekomendasi lengkap untuk memblokir aplikasi berbahaya ini.

Selain itu, ada kekhawatiran bipartisan serupa yang ditandai oleh berbagai perwakilan publik, baik di luar maupun di dalam Parlemen India.

“Ada suara yang kuat di ruang publik untuk mengambil tindakan tegas terhadap Aplikasi yang membahayakan kedaulatan India serta privasi warga kami,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India.

Dugaan praktik pengumpulan data dari aplikasi yang disebutkan di atas menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan negara secara keseluruhan, tidak hanya terbatas pada pengguna ponsel saja.

“Langkah ini akan melindungi kepentingan banyak pengguna ponsel dan internet India. Keputusan ini merupakan langkah yang ditargetkan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kedaulatan dunia maya India,” tandasnya. (ATN)

Tags: India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release
  • Indonesia and China Join Forces to Unlock Asia’s Ancient Human Migration and Shared Civilizations
  • China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar
  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.