• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Indo Rama Synthetics (INDR) Akuisisi Tambang Emas di Jawa Barat

by Redaksi Asiatoday
December 28, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indo Rama Synthetics (INDR) Akuisisi Tambang Emas di Jawa Barat

Emiten produsen bahan baku untuk industri tekstil, PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Emiten produsen bahan baku untuk industri tekstil, PT Indo Rama Synthetics Tbk (INDR) resmi mengakuisisi kepemilikan saham PT Cikondang Kancana Prima (CKP).

Berdasarkan keterbukaan informasi dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (28/12/2020), perusahaan telah menandatangani perjanjian jual beli dengan CKP pada 23 Desember 2020 lalu.

Transaksi tersebut mengambil alih 80 persen kepemilikan PT Cikondang Kancana Prima. Adapun CKP merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan emas yang berada di Cianjur, Jawa Barat.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Jumlah investasi emiten bersandi saham  INDR untuk transaksi ini adalah Rp300 miliar. Jumlah tersebut termasuk Rp50 miliar yang diberikan sebagai pinjaman berbunga kepada afiliasi dari pemegang saham yang menjual.

“Transaksi ini didanai oleh laba ditahan atau pendanaan internal,” demikian pernyataan manajemen dikutip dari keterangannya.

Dengan transaksi ini, CKP akan resmi menjadi anak perusahaan INDR. Transaksi ini tunduk pada penyelesaian persyaratan pendahuluan, termasuk memperoleh persetujuan regulator yang diperlukan dan diharapkan rampung pada kuartal I/2021.

Indo-Rama Synthetics merupakan perusahaan afiliasi Sri Prakash Lohia yang bergerak di bisnis petrokimia. Sri Prakash Lohia berada di urutan kelima dari daftar 50 orang Indonesia yang masuk jajaran orang terkaya 2020 versi Forbes.

Lohia merupakan pendiri Indorama Corporation. Forbes menaksir kekayaan yang dimilikinya mencapai USD6,4 miliar per 28 Desember 2020. Adapun, Indorama Holdings B.V. memegang kepemilikan saham 34,03 persen di Indo-Rama Synthetics (INDR) per 31 Februari 2020. (ATN)

Tags: Indo Rama SyntheticsTambang Emas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.