• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, July 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Ajak Sri Lanka Tumbuh Bersama Jadi Kekuatan Ekonomi di Kawasan

by Redaksi Asiatoday
January 26, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Ajak Sri Lanka Tumbuh Bersama Jadi Kekuatan Ekonomi di Kawasan

Pertemuan Duta Besar Republik Indonesia (RI), Dewi Gustina Tobing dengan Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Prof. G.L. Peiris, Selasa (25/1/2022). Dok KBRI Colombo

ASIATODAY.ID, COLOMBO – Indonesia mengajak Sri Lanka untuk tumbuh bersama menjadi kekuatan ekonomi di kawasan ASEAN.

Dalam kerangka itu, Duta Besar Republik Indonesia (RI), Dewi Gustina Tobing bertemu Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Prof. G.L. Peiris, Selasa (25/1/2022).

Pertemuan itu membahas isu-isu utama yang memerlukan tindak lanjut bagi peningkatan kerjasama bilateral, terutama di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi, serta people-to-people.

RelatedPosts

Hormuz Crisis Threatens Asia’s Food Security as Fertilizer Supply Chains Collapse

AI to Reshape 80 Million ASEAN Jobs

Iran Keeps Hormuz Strait Closed, Raising Global Energy Security Concerns

Selain itu, ditekankan juga pentingnya mengisi peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Sri Lanka pada tahun 2022 ini dengan kegiatan bersama.

Dubes RI dan Menlu Sri Lanka membahas perlunya melanjutkan pembicaraan terkait rencana perundingan “Indonesia-Sri Lanka Preferential Trade Agreement” (ISL-PTA) yang bermanfaat dalam menggarap potensi sektor-sektor kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan.

“Masih sangat terbuka lebar sektor-sektor yang dapat dikembangkan dalam kerjasama ekonomi Indonesia-Sri Lanka,” ungkap Dubes Dewi Tobing, dikutip siaran pers, Rabu (26/1/2022).

Sektor-sektor tersebut antara lain komoditas, industri farmasi, infrastruktur dan konstruksi, pemberdayaan UKM, dan pariwisata.

Hal lain yang juga mengemuka pada pembicaraan kedua pihak adalah dorongan untuk memperkuat kerjasama bilateral melalui pelaksanaan Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-3 Indonesia-Sri Lanka, di mana Sri Lanka mendapat giliran menjadi tuan rumah.

“Menlu Sri Lanka menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah pelaksanaan SKB ke-3 pada tahun ini sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral di segala bidang dan guna memperingati 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara” jelas Dubes Dewi Tobing.

Dubes RI dan Menlu Sri Lanka selanjutnya membahas upaya mendorong lebih lanjut hasil-hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sri Lanka pada 24 – 25 Januari 2018.

Pada akhir pertemuan, Dubes RI dan Menlu Sri Lanka sepakat untuk terus melakukan komunikasi dan koordinasi guna lebih memajukan kerjasama kedua negara yang pada tahun 2022 ini memasuki usia 70 tahun. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia - Sri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Hormuz Crisis Threatens Asia’s Food Security as Fertilizer Supply Chains Collapse
  • Australia Deepens Strategic Partnership With Indonesia
  • West Java Courts Malaysian Investors to Become ASEAN Investment Hub
  • AI to Reshape 80 Million ASEAN Jobs
  • Indonesia Expands Rail Exports to Australia with New Locomotive Shipment
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.