• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Bangun Pabrik Sarang Walet di Shanghai

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Luncurkan Pabrik Tempe dan Pojok Kopi di Shanghai, China

Kawasan Smart Shanghai. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Indonesia mulai membangun pabrik sarang burung walet di Shanghai, China menyusul tingginya permintaan.

Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun bersama Chairman & CEO Yantyty Group Co.,Ltd Rudy Foniaty dan Lily Foniaty menghadiri acara peletakan batu pertama industri pengolah makanan sarang burung walet (SBW) Indonesia di kawasan industri Fengxian District, Shanghai pada Sabtu (28/6/2021).

Yantyty Group bersama PT Anugerah Citra Walet Indonesia (ACWI) merupakan perusahaan yang mensuplai kebutuhan bahan baku sarang burung walet. Hasil produksinya dapat diolah menjadi makanan, minuman, kue sampai dengan kosmetik.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Dubes Djauhari mengatakan pembangunan fasilitas produksi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi peningkatan perdagangan bilateral antara RI dan China.

“Produk sarang burung walet saat ini sudah menjadi salah satu produk unggulan Indonesia ke China dan menyumbang sekitar 80 persen dari kapasitas produksi dunia untuk sarang burung walet yang memiliki kualitas terbaik,” kata Djauhari melalui keterangan tertulisnya yang disiarkan Kementerian Luar Negeri Senin (28/6/2021).

Nilai ekspor sarang burung walet Indonesia ke China berada di posisi pertama, dengan total nilai tahun 2020 capai USD413,6 juta, naik 88,05 persen dari total nilai ekspor periode tahun 2019.

Pada posisi ini, ekspor produk sarang burung walet Indonesia mampu menguasai sekitar 75 persen pangsa pasar sarang burung walet di China.

Ekspansi bisnis di China ini disebut Dubes Djauhari bentuk dari komitmen kerja sama komprehensif strategis antara kedua negara yang utamanya difokuskan dalam kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi.

Bagi China, Indonesia merupakan mitra perdagangan ke-4 terbesar. Sementara bagi Indonesia, China masih menjadi mitra dagang terbesar dan berada di posisi ke-2 sebagai investor. (ATN)

Tags: Ekspor Sarang WaletKerjasama Indonesia-ChinaSarang Walet
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.