• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Bersama ERIA Luncurkan Strategi Pengembangan Industri Manufaktur

by Redaksi Asiatoday
November 24, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Arab Saudi Kucurkan Rp1,4 Triliun Sokong Marketplace Petani dan Nelayan Indonesia

Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan the Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) telah merumuskan Kajian Sektor Manufaktur Indonesia 2021.

Kajian ini membahas urgensi industrialisasi sebagai bagian dari redesain transformasi ekonomi Indonesia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan sejumlah opsi penguatan industri manufaktur dalam kajian tersebut telah sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

RelatedPosts

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

Pertama, peningkatan investasi di sumber daya manusia untuk dapat mengampu teknologi maju, termasuk teknologi industri 4.0.

Kedua, pengembangan industri baru termasuk yang terkait dengan produksi alat/perangkat kesehatan atau farmasi.

Ketiga, penguatan teknologi produk dan proses bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai industri penunjang.

“Kajian tersebut merekomendasikan sejumlah strategi industri, yakni peningkatan hilirisasi sumber daya alam, peningkatan partisipasi dalam rantai pasok global termasuk melalui perluasan ekspor serta peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur industri,” ujar Suharso melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/11/2021).

Selain itu, adanya peningkatan pemanfaatan pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai pendorong permintaan produk industri, penyiapan calon-calon eksportir dengan meningkatkan peran mereka di pasar domestik sebagai training ground untuk keterlibatan dalam ekspor, serta kebijakan perbaikan iklim usaha.

Peluncuran Kajian Sektor Manufaktur Indonesia 2021 ini melibatkan Presiden ERIA Hidetoshi Nishimura, Senior Economist ERIA Dionisius A. Narjoko, Chief Economics ERIA dan Professor Faculty of Economics Keio University Fukunari Kimura, Dosen dan Peneliti Universitas Padjadjaran Maman Setiawan, Guru Besar Institut Teknologi Bandung Dradjad Irianto, dan CEO Asakreativita Vivi Alatas.

Strategi yang terhimpun dalam buku tersebut turut membahas perkembangan rantai nilai global atau global value chains di masa mendatang dan kaitannya dengan tren industri manufaktur ke depan, khususnya pascapandemi covid-19.

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan dampak pandemi Covid-19 di bidang industri menjadi salah satu basis analisis untuk memastikan berbagai strategi yang disusun cermat dapat mendukung percepatan reindustrialisasi, termasuk di dalamnya percepatan pemulihan ekonomi.

“Kami berharap, kajian ini menjadi awalan yang baik sebagai upaya Bappenas dan pemerintah Indonesia, di mana reindustrialisasi juga menjadi bagian penting dari upaya keenam strategi besar Transformasi ekonomi Indonesia, Menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (ATN)

Tags: BappenasERIAIndustri ManufakturThe Economic Research Institute for ASEAN and East Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.