• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan Australia Mulai Rumuskan Implementasi IA-CEPA

by Redaksi Asiatoday
February 16, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia dan Australia Mulai Rumuskan Implementasi IA-CEPA

Presiden RI, Jokowi dan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison saat mengumumkan persetujuan ratifikasi IA-CEPA di Canberra. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Proses ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Australia (IA-CEPA) telah rampung. Kini, kedua negara mulai menyusun rencana implementasi perjanjian tersebut.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, untuk memulai proses implementasi, kedua negara sudah menyusun 100 hari kegiatan yang akan dilakukan. Rencana 100 hari disusun agar IA-CEPA dapat segera dirasakan manfaatnya.

“Ada beberapa hal yang akan dilakukan dalam 100 hari pertama, antara lain kunjungan bisnis oleh Australia yang akan dipimpin Menteri Perdagangan mereka,” terang Menlu Retno di Jakarta, dalam keterangan tertulis Sabtu (16/2/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Kegiatan kedua kata Retno, adalah identifikasi kerja sama investasi Indonesia dan Australia di bidang infrastruktur. Nantinya juga akan ada kunjungan investor besar dari Australia ke Indonesia.

Retno melanjutkan, begitu IA-CEPA berlaku, working holiday visa yang didapatkan Indonesia akan bertambah kuotanya, dari 1.000 menjadi 4.100.

“Setelah itu akan naik per tahun sampai pada tahun keenam mencapai 5.000,” jelasnya.

Kerja sama IA-CEPA juga akan memperkuat bidang lainnya, termasuk mengenai pendidikan.

“Hingga Indonesia betul-betul terintegrasi dalam rantai nilai global,” imbuhnya.

Pembahasan implementasi IA-CEPA dilakukan Indonesia dan Australia dalam pertemuan pemimpin kedua negara di Canberra, 9-10 Februari kemarin. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa IA-CEPA dapat meningkatkan keterbukaan kedua negara di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.

DPR RI meratifikasi UU IA-CEPA pada 6 Februari 2020. Ratifikasi itu menyusul penandatanganan kesepakatan IA-CEPA kedua negara yang dilakukan pada 4 Februari 2019 yang sudah dibicarakan selama sembilan tahun.

Dalam perjanjian yang telah ditandatangani tersebut, Indonesia akan memangkas bea impor sebesar 94 persen untuk produk asal Negeri Kanguru secara bertahap. Sebagai gantinya, 100 persen bea impor produk asal Indonesia yang masuk ke Australia akan dihapus.

Produk-produk Indonesia yang ekspornya berpotensi meningkat ke Australia adalah produk otomotif, khususnya mobil listrik dan hibrida. Ini dikarenakan IA-CEPA memberikan persyaratan kualifikasi konten lokal yang lebih mudah untuk kendaraan listrik dan hibrida asal Indonesia dibanding negara lainnya.

Selain otomotif, ekspor produk Indonesia yang berpotensi meningkat adalah kayu dan turunannya, termasuk furnitur, tekstil dan produk tekstil, ban, alat komunikasi, obat-obatan, permesinan, dan peralatan elektronik. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: IA-CEPAKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.