• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia dan Korea Selatan Siapkan Kesepakatan Baru Proyek Pesawat KF-X

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Proyek Jet Tempur Senilai Rp21,6 Triliun  Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan Masih Negosiasi

Pesawat Jet Tempur KFX-IFX. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) menyiapkan kesepakatan baru untuk proyek jet tempur yang mengalami hambatan menyusul keterlambatan Indonesia dalam membayar ratusan juta dolar.

Melansir The Korea Times, Kamis (24/9/2020), sekitar 10 pejabat dari Defence Acquisition Program Administration (DAPA) dan Korean Aerospace Industries (KAI) – pembuat pesawat KF-X – berangkat ke Jakarta pada Selasa (22/9/2020) untuk bertemu pejabat Indonesia.

Pertemuan tersebut dijadwalkan selama dua hari, mulai Rabu (23/9/2020) sampai dengan Kamis (24/9/2020) hari ini.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Proyek jet tempur gabungan tersebut dinamakan KF-X (Korean Fighter eXperimental) di Korea dan IF-X (Indonesian Fighter eXperimental) di Indonesia.

Sementara kedua belah pihak telah mengadakan empat putaran negosiasi ulang, pembicaraan terakhir dilakukan setelah sekitar satu tahun. Ini juga merupakan pertemuan pertama sejak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjabat Oktober lalu.

Prabowo telah menunda melanjutkan pembicaraan dengan pemerintah Korea, mengatakan dia akan meninjau keseluruhan konten anggaran pertahanan dan sistem persenjataan negara itu.

Selama pertemuan pekan ini, pejabat kedua negara akan meninjau kembali kondisi proyek pembangunan bersama untuk mencapai kesepakatan, karena Indonesia menginginkan pengurangan berapa banyak yang dijanjikan untuk membayar pemerintah Korea.

Indonesia pada awalnya setuju untuk membayar 1,7 triliun won atau USD1,46 miliar, sekitar 20 persen dari total anggaran proyek 8 triliun won.

Namun Indonesia hanya membayar sekitar 220 miliar won saja dan berhenti membayar pada akhir 2017 lantaran situasi keuangan negara yang memburuk.

Sementara pembayaran seharusnya selesai pada tahun 2026, tunggakannya sekitar 500 miliar won.

Menurut salah satu pejabat industri Korea Selatan, pihak Indonesia ingin menurunkan kontribusinya dari 20 persen yang dijanjikan menjadi 15 persen. Usulan tersebut dilontarkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden Moon Jae-in saat berkunjung ke Korea pada September 2018, menurut pejabat tersebut.

Tahun lalu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan negara sedang mempertimbangkan untuk menawarkan pesawat CN-235 dari perusahaan pembuat pesawat negara PT Dirgantara Indonesia sebagai bagian dari kontribusinya, bukan uang tunai.

Pejabat industri mengatakan Indonesia juga ingin pemerintah Korea mentransfer lebih banyak teknologi untuk pengembangan jet tempur ke Indonesia – permintaan agar Korea tidak dapat memutuskan sendiri karena beberapa teknologi tersebut terkait dengan Amerika Serikat.

Sementara itu, pengembangan pesawat tempur oleh KAI berjalan lancar, dengan pabrikan akan meluncurkan prototipe pada paruh pertama tahun 2021. Awal bulan ini, KAI mulai merakit prototipe dari apa yang akan menjadi jet tempur yang dikembangkan secara lokal pertama di Indonesia. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.