• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Darurat Asap, Ribuan Jiwa di Kalteng Menderita ISPA

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Greenpeace : Pak Jokowi, Padamkan Kebakaran Hutan, Jangan KPK

ASIATODAY.ID, PALANGKA RAYA – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian menimbulkan dampak membahayakan.

Hingga pekan kedua September 2019, setidaknya 3.394 orang di Kalimantan Tengah menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Jumlah penderita ISPA meningkat sekitar 495 orang ketimbang pekan pertama September 2019, sebanyak 2.889 orang.

“Untuk mengantisipasi agar tidak meningkat, Dinkes sudah mengaktifkan posko pelayanan kesehatan di Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Pemadam Kebakaran (BPBPK),” kata Kepala Dinkes Kalteng Suyuti Syamsul di Palangka Raya, saat dihubungi, Selasa (24/9/2019).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Saat ini kata dia, Dinkes Kalteng telah membentuk emergency mobile team yang bertugas memberi pelayanan ke pemadam kebakaran lahan dan penduduk yang terdampak kabut asap.

Menurut Suyuti, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama pelayan kesehatan. Bupati/wali kota se-Kalteng juga sudah disurati agar membebaskan biaya pengobatan, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

“Sekarang ini kan Kalteng sudah menetapkan status tanggap darurat. Jadi penanganan kesehatan tentunya harus diperhatikan,” imbuhnya.

Data Dinkes Kalteng menyebutkan, jumlah rumah sehat oksigen sebanyak 194 tersebar di seluruh provinsi. Rumah sehat oksigen tersebar di 159 puskesmas, 20 rumah sakit dan 15 di aula pemerintah maupun bangunan milik masyarakat.

Luasnya wilayah membuat banyak masyarakat yang terpapar kabut asap belum terjangkau. Pihaknya menyiapkan dua unit bus dan tiga ambulans memberikan pelayanan oksigen kepada masyarakat.

“Jadi ini mobil oksigen bergerak di berbagai titik kumpul masyarakat. Harapannya, tidak bertambah lagi masyarakat yang terkena ISPA,” ujarnya.(AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bencana Kabut AsapDarurat AsapKarhutla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.