• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, June 29, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Indonesia Digagas Jadi Taman Wisata Dunia

by Redaksi Asiatoday
October 17, 2019
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Digagas Jadi Taman Wisata Dunia

Destinasi Labuan Bajo, Indonesia. Foto : Kemenpar

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para kepala daerah seluruh Indonesia bersama perwakilan aktivis penerjun payung professional dari 7 negara di dunia yang tergabung dalam forum deklarator Taman Wisata Dunia, bersepakat untuk menjadikan industri pariwisata sebagai lokomotif ekonomi Indonesia.

Deklarasi itu untuk menegaskan komitmen bersama dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai taman wisata dunia yang kewilayahannya meliputi Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE). Dengan demikian, Indonesia dapat menentukan arah pembangunan kedepan agar sesuai dengan keunggulan yang dimiliki.

Koordinator deklarator yang juga Founder & CEO Yayasan Taman Wisata Dunia, World Tourism Park (WTP Foundation), Daniel Kumendong mengatakan, tujuan dari deklarasi tersebut selain ingin menyampaikan usulan secara terbuka tentang Cor Ekonomi Indonesia kepada Presiden RI, juga sebagai masukan kepada kepala daerah se-­Indonesia agar terus mengeksplore seluruh potensi wisata unggulan di daerahnya masing-­masing sebagai bagian dari produk Taman Wisata Dunia.

RelatedPosts

Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

“Indonesia memiliki berbagai macam potensi wisata yang tidak di miliki oleh Negara manapun di dunia dan ini layak dijadikan sebagai keunggulan Indonesia di dunia. Presiden harus segera memproklamirkan Taman Wisata Dunia di Indonesia agar seluruh pemerintah daerah bisa terpacu guna mengeksplore seluruh potensi wisatanya secara bergotongroyong. Indonesia sangat layak membangun kekuatan ekonominya sebagai Negara Wisata di dunia,” terang Daniel Kumendong, dalam siaran persnya, Kamis (17/10/2019).

Pada kesempatan itu, Daniel Kumendong
juga berharap mendapatkan dukungan dari seluruh komponen bangsa Indonesia khususnya dari para kepala daerah baik Gubernur, Walikota, Bupati Se-Indonesia.

“Kami, para deklarator yang tergabung di dalam Forum Deklarator Taman Wisata Dunia rencananya akan menyiapkan Panggung Nusantara untuk Presiden Jokowi agar beliau segera memproklamirkan Taman Wisata Dunia di Indonesia. Ini sangatlah penting agar masyarakat dunia tahu bahwa Indonesia adalah Negara Wisata satu-­satunya yang terbesar dan terlengkap di dunia,” ujar Richard Louhenapessy, Walikota Ambon yang juga penggagas Ambon kota music dunia. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Wisata IndonesiaWonderful Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Cracks Down on Global Online Gambling Empire
  • Fukushima Enters a New Era: IAEA, China, South Korea and Switzerland Unite to Verify Japan’s Nuclear Cleanup and Water Release
  • Indonesia and China Join Forces to Unlock Asia’s Ancient Human Migration and Shared Civilizations
  • China Revives Trade Corridor to the Indian Ocean Through Bangladesh and Myanmar
  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.