• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dipercaya ASEAN+3 Rumuskan Resolusi Konflik Rusia-Ukraina

by Redaksi Asiatoday
March 20, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Korsel Apresiasi Kiprah Indonesia dan ASEAN Jaga Perdamaian

ASEAN Chairmanship. Dok

ASIATODAY.ID, NUSA DUA – Negara-negara yang terhimpun dalam ASEAN+3 memberi kepercayaan kepada Indonesia untuk merumuskan resolusi konflik Rusia-Ukraina.

Selain itu, Indonesia juga diutus untuk membawa resolusi konflik ke dalam forum Asia Pasific Meeting (APG).

“Hari ini juga kita daftarkan emergency item kita itu, dan kita juga disepakati akan menjadi drafting committee untuk resolusi ini. Jadi dari ASEAN+3 mengutus Indonesia. Kita harapkan juga dari APG,” kata Ketua Bada Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Minggu (20/3/2022).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Keanggotaan ASEAN+3 diisi oleh negara-negara ASEAN anggota IPU ditambah dengan sejumlah negara di Asia seperti China, Jepang, dan Korea Selatan.

Fadli berharap melalui upaya tersebut Indonesia bisa membantu mencarikan solusi yang tepat atas konflik yang terjadi.

Terlebih lagi kata Fadli, Indonesia memiliki hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina.

“Kita juga mempunyai hubungan yang baik dengan kedua parlemen. Kita baik dengan parlemen Rusia, kita baik juga dengan parlemen Ukraina dan kita di pihak yang sejalan dengan politik luar negeri kita yang bebas aktif. Indonesia lebih leluasa berbicara dibanding negara-negara lain,” imbuhnya.

Fadli berharap solusi yang dihasilkan tidak  menambah penghakiman terhadap salah satu pihak.

Menurutnya, parlemen berperan penting menjadi jembatan resolusi konflik Rusia- Ukraina.

“Setelah ini, yang kita harapkan adalah ada yang menjembatani dan mengambil inisiatif dan harusnya ini IPU. Minimal membuat semacam tim kecil yang bisa menjembatani kedua parlemen, baik Rusia dan Ukraina,” tuturnya.

Pertemuan ASEAN+3 adalah kegiatan di luar rangkaian utama sidang IPU ke-14 yang digelar di Nusa Dua, Bali pada 20-24 Maret 2022.

Adapun delegasi dari Indonesia diwakili oleh Wakil Ketua DPR Lodewijk F Paulus, dan Ketua BKSAP Fadli Zon. (ATN)

Tags: Asean +3Fadli Zon LibraryInter-Parliamentary Union
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.