• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Dorong Industri Kreatif di ASEAN Segera Bangkit

by Redaksi Asiatoday
August 23, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menteri Ekonomi ASEAN Dorong Stabilitas Perdagangan di Kawasan

ASEAN Community. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia melalui Kemenparekraf mendorong para pelaku ekonomi kreatif di kawasan ASEAN untuk bersama-sama mengidentifikasi situasi, merumuskan strategi, dan langkah yang diperlukan menjelang tahun internasional ekonomi kreatif untuk pembangunan berkelanjutan 2021 di era adaptasi kebiasaan baru.

Untuk kepentingan itu, Kemenparekraf menggelar webinar Creative Economy in Southeast Asia bertajuk ‘Welcoming The Internasional Year of Creative Economy for Sustainable Development 2021’ Episode II: Virus-Resilient Subsectors Insight untuk industri game dan konten kreatif.

Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf K. Candra Negara mengatakan, para pelaku industri game dan konten kreatif di ASEAN diharapkan merumuskan strategi dan langkah bersama menjelang tahun internasional ekonomi kreatif pada 2021 di tengah era adaptasi kebiasaan baru.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Berbagi informasi dari semua pemangku kepentingan di kawasan Southeast Asia sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat kerja sama, dan memperluas jaringan. Selain itu, pelaku industri game dan konten kreatif harus mempersiapkan diri untuk situasi normal baru,” kata Candra Negara seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Minggu (23/8/2020).

Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia sangat aktif dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif di tingkat internasional. Sejauh ini ada dua pencapaian historis Indonesia dalam memajukan ekonomi kreatif.

Pertama, Indonesia mengadakan konferensi dunia 2018 tentang ekonomi kreatif, yang diadopsi dari agenda Bali dalam pembangunan ekonomi. Kedua, sebagai implementasi dari agenda Bali, Indonesia menginisiasi resolusi persatuan bangsa pada tahun internasional ekonomi kreatif untuk pembangunan berkelanjutan tahun 2021.

“Kita harus yakin, bahwa ekonomi kreatif adalah kunci pembangunan ekonomi dan bisa tumbuh lebih cepat dalam kerja sama internasional,” ujar Candra Negara.

Direktur Industri Kreatif Film, TV, dan Animasi Kemenparekraf Syaifullah menjelaskan, bisnis kreatif yang melibatkan kontak fisik secara langsung saat ini terkena dampak pandemi yang lebih besar. Proses produksi para pelaku usaha kreatif harus menyesuaikan diri dengan situasi adaptasi kebiasaan baru saat ini.

“Akibat pandemi, animasi, game, dan film, trafiknya cenderung naik. Karena, selama masa PSBB masyarakat banyak yang menonton dan bermain game di rumah. Namun, proses produksi yang melibatkan 100 orang lebih, terpaksa berhenti karena tidak bisa berproduksi lagi,” kata Syaifullah.

Menurut Syaifullah, tantangan yang dihadapi oleh pelaku industri game dan konten kreatif ialah harus siap menyesuaikan ritme kerja yang sangat berbeda dari sebelumnya. Mulai dari sumber daya manusia hingga budget dalam proses produksinya, harus dilakukan secara digital.

Oleh karena itu, Kemenparekraf terus mengupayakan untuk memberikan bantuan kepada pekerja kreatif dengan memberikan stimulus dan fasilitas pendukung lain agar bisa menunjang transformasi digital sehingga pelaku tetap bisa berproduktif dengan segala keterbatasan yang ada. (ATN)

Tags: Industri Kreatif
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.