• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Dorong Jepang Tingkatkan Investasi Berorientasi Ekspor

by Redaksi Asiatoday
November 12, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dorong Jepang Tingkatkan Investasi Berorientasi Ekspor

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia Bahlil Lahadalia mendorong Jepang untuk meningkatkan investasi berorientasi ekspor.

Hal tersebut diungkapkan Bahlil saat menerima kunjungan Duta Besar Jepang Masafumi Ishii di Kantor BKPM.

“Kepala BKPM meminta agar Jepang meningkatkan investasinya yang berorientasi ekspor ke Indonesia,” ujar Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo melalui keterangan resminya, Selasa (12/11/2019).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut Rizal, permintaan Kepala BKPM ini guna menindaklanjuti hasil pembicaraan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela-sela konferensi tingkat tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) di Bangkok, Thailand belum lama ini.

Sebagaimana diketahui, dalam kesempatan itu, kedua pemimpin membahas peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.

Dubes didampingi sejumlah pejabat Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Jakarta antara lain Sekretaris Pertama Kedubes Jepang Shimizu Ayako dan Yusuke Kaneko.

“Kami menyambut baik harapan Kepala BKPM yang baru. Kami akan optimistis kerja sama investasi dan ekspos dengan Indonesia akan semakin meningkat ke depan,” ujar Masafumi Ishii.

Meski demikian, Masafumi Ishii mengungkapkan sejumlah kendala regulasi, perizinan, perpajakan membuat investasi Jepang mengalami perlambatan di Indonesia.

Tak hanya itu, negara Samurai itu juga mengerahkan investasinya ke negara-negara tetangga yang lebih siap menerima investasi Jepang.

Masafumi Ishii menerangkan, sebelumnya Indonesia menjadi tujuan investasi nomor satu sedunia. Namun kemudian, berdasarkan survei, posisi Indonesia digeser oleh beberapa negara lainnya seperti Vietnam, India, dan China.

Menanggapi keluhan Masafumi Ishii, Bahlil meyakinkan BKPM tengah melakukan perubahan mendasar guna memperbaiki iklim investasi di Tanah Air. BKPM tengah memperbaiki masalah regulasi, perizinan, perpajakan, dan pengadaan lahan.

“Kita sedang mendesain bagaimana semua bisa selesai di BKPM. Investor tidak perlu lagi mondar-mandir ke mana-mana. Jangan lagi mereka dipingpong sana-sini. Kita juga akan dampingi dan tenteng satu demi satu investor. Kita siapkan Satgas,” tegas Bahlil.

Jepang merupakan investor nomor dua terbesar di Indonesia setelah Singapura. Akumulasi investasi Jepang di Indonesia dalam 10 tahun terakhir sebesar US$ 31 miliar. Kontribusi perusahaan Jepang atas ekspor di Indonesia meningkat dari 18,1% menjadi 24,4% atas nilai ekspor Indonesia.

“Jadi, Kepala BKPM melihat masih terbuka ruang yang luas bagi Jepang mendatangkan investasi berbasis ekspor ke Indonesia,” ujar Rizal.

Realisasi investasi PMA (Penanaman Modal Asing) asal Jepang Januari-September 2019 sebagian besar diketenagalistrikan dan gas (58,1 %), disusul otomotif dan transportasi sebesar 13,7%, perumahan dan kawasan industri serta perkantoran 12,6%, industri karet dan plastik 2,5%, dan lain-lainnya sebesar 10,1%. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bahlil LahadaliaBKPMKerjama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.