• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Gagas Pengembangan Interkoneksi Power Grid dengan Negara ASEAN

by Redaksi Asiatoday
April 1, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Gelontarkan Rp8,58 Triliun ke PLN Bangun Energi Hijau di Indonesia

Jaringan listrik PLN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia inisiasi ketahanan energi berkelanjutan melalui pengembangan interkonektivitas pada ASEAN Power Grid dan Trans ASEAN Gas Pipeline untuk mempercepat transisi energi di Asia Tenggara.

“Indonesia akan menginisiasi pengembangan interkoneksi power grid dengan beberapa negara ASEAN yakni, Brunei, Indonesia, Malaysia dan Philipina (BIMP) menduplikasi proyek perdagangan listrik multilateral Laos – Thailand – Malaysia dan Singapura (LTMS),” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu usai Kick-off Keketuaan Indonesia untuk ASEAN Sektor Energi, Jumat (31/3/2023).

Menurut Jisman, untuk merealisasikan proyek BIMP tentu berbeda tantangannya dengan proyek LTMS karena proyek LTMS hanya saluran udara di land base saja, sedangkan untuk BIMP ada yang harus terkoneksi dengan kabel bawah laut, terutama di wilayah Philipina yang terpisah oleh laut.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“Kita akan fokuskan proyek ini dulu, dimulai dengan pembicaraan antarpemerintah terlebih dahulu untuk dirumuskan dan disepakati bersama bagaimana merealisasikannya, baru setelah itu dibuat feasibility study-nya,” lanjut Jisman.

Proyek Interkoneksivitas listrik antarnegara ini merupakan satu dari tujuh pilar utama program keketuaan Indonesia di ASEAN sektor energi yang sesuai dengan ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) 2016-2025.

Ketujuh pilar utama tersebut yaitu, ASEAN Power Grid, Trans-ASEAN Gas Pipeline, Coal and Clean Coal Technology, Energy Efficiency and Conservation, Renewable Energy, Regional Energy Policy and Planning dan Civilian Nuclear Energy.

Pembangunan infrastruktur jaringan listrik di kawasan Asia Tenggara (ASEAN Power Grid) diutamakan bersumber dari energi baru dan terbarukan (EBT) sehingga mampu membantu peningkatan pemanfaatan EBT di wilayah tersebut.

Kebijakan ini ditargetkan akan mendorong pencapaian komponen EBT dengan target peningkatan kapasitas daya terpasang EBT di ASEAN hingga 35% di tahun 2025.

Kawasan ASEAN sendiri diperkirakan memiliki sumber energi baru dan terbarukan yang sangat besar yaitu lebih dari 17.000 GW untuk dijadikan sebagai modal dalam mencapai target jangka pendek, menengah dan panjang.

Untuk jangka pendek, porsi EBT pada bauran energi ditargetkan akan mencapai 23%, dan porsi EBT pada kapasitas pembangkit sebesar 35% di tahun 2025 sesuai ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC).

Untuk Jangka menengah, Nationally Determined Contributions (NDCs) tahun 2030 sesuai target penurunan emisi Gas Rumah Kaca masing-masing negara ASEAN dan untuk target Jangka panjang, mencapai Net Zero Emission (NZE) sekitar tahun 2050.

“Kami mendorong seluruh anggota ASEAN untuk mendeklarasikan target NZE pada ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di bulan Agustus 2023,” pungkas Jisman. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ASEAN Plan of Action for Energy CooperationASEAN Power GridAsia Energy Transition InisiativeTrans ASEAN Gas Pipeline
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.