• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Genjot Ekspor 1.000 Ton Ikan Patin ke Arab Saudi

by Redaksi Asiatoday
August 19, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Genjot Ekspor 1.000 Ton Ikan Patin ke Arab Saudi

Peluang pasar Ikan Patin asal Indonesia terbuka lebar. Saat ini Indonesia masih kesulitan memenuhi kebutuhan ekspor secara global. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia menargetkan ekspor filet Patin ke Arab Saudi bisa mencapai 1.000 ton hingga akhir tahun guna memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah. Pasalnya, permintaan Patin asal Indonesia sangat tinggi mencapai 2.000 ton per tahun.

Menurut Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Machmud, ekspor Patin Indonesia ke Arab Saudi yang baru dimulai tahun ini belum bisa maksimal menyusul adanya pelarangan impor patin dari Vietnam. Pelarangan tersebut dipicu oleh berkembangnya isu penyakit dan pencemaran di Sungai Mekong.

“Kita baru mengekspor 300 ton Patin untuk kebutuhan haji, sekarang ada permintaan lagi, kita persiapkan untuk ke sana,” terang Machmud, Senin (19/8/2019).

RelatedPosts

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance

Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering

Machmud mengungkapkan, pasar Patin sangat potensial di Arab Saudi. Selain untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah, juga untuk kebutuhan masyarakat setempat.

UN Comtrade Database International Statistics mencatat bahwa pada 2017, kebutuhan ikan Patin secara global mencapai 640.870 ton. Amerika Serikat menjadi pasar utama dengan kebutuhan mencapai 17% dari total permintaan yang ada, disusul Meksiko dengan 9%, China 8%, Brasil 7%, dan Arab Saudi 5%. Sama seperti di Arab Saudi, pasokan Patin ke negara-negara tersebut selama ini dipenuhi oleh produk Vietnam dan Myanmar.

Adanya isu pencemaran seharusnya bisa menjadi celah bagi Indonesia untuk mengenalkan produk Patinnya ke negara-negara tersebut.

Kendati demikian, Machmud belum berani menggarap pasar di negara-negara tersebut. Alasan utamanya adalah harga patin asal Indonesia masih kalah bersaing. Untuk bisa dikespor, harga patin setidaknya harus ada di angka Rp16.000 per kilogram (kg).

“Kendala kita, tidak banyak penghasil patin di dalam negeri yang bisa memenuhi harga tersebut. Harga pasaran Patin di Indonesia masih ada di angka Rp19.000 per kg. Sementara harga ekspor maksimum Rp16.000 per kilo,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: EksporEkspor IkanEkspor IndonesiaEkspor Perikanan IndonesiaIkan PatinInvestasi Arab Saudi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Regains Access to EU Aquaculture Market After Securing Regulatory Approval
  • ASEAN Offers Alternative to EU Integration Model and Shows Demand for Russia Ties
  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.