• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Hukum Internasional di Asia

by Redaksi Asiatoday
October 5, 2019
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Hukum Internasional di Asia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan the Foundation for the Development of International Law (DILA) Republic of Korea akan menyelenggarakan Konferensi Internasional Development of International Law in Asia/DILA sesi ke-30 (DILA at 30) pada tanggal 15-16 Oktober 2019 di Jakarta.

“Hukum nasional dan internasional perlu untuk berjalan beriringan. Sejak merdeka 74 tahun yang lalu, Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI menjadi anggota masyarakat internasional yang senantiasa aktif dalam merumuskan dan mengembangkan hukum internasional,” terang Dr. iur. Damos Dumoli Agusman, Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri dalam siaran pers, Jumat (4/10/2019).

Dirjen Damos lebih lanjut menyampaikan bahwa Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi direncanakan akan resmi membuka Konferensi Internasional pada tanggal 15 Oktober 2019 dan menyampaikan sambutan kunci bertema “ASEAN Outlook on Indo Pacific” yang salah satu elemennya adalah hukum internasional.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Ditegaskan bahwa partisipasi Kementerian Luar Negeri RI pada Konferensi hukum internasional ini sangat relevan. Setidak-tidaknya ada tiga alasan utama.

Pertama, NKRI lahir dari hukum internasional yang tercermin dari pembukaan UUD 1945 yang dimulai dengan norma hukum internasional, yakni kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

Selanjutnya, Indonesia yang lahir sebagai sebagai negara kepulauan merupakan hasil perjuangan di bidang hukum internasional yaitu UNCLOS 1982. Kedua, Dengan terpilihnya sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 Indonesia harus memainkan peran untuk penegakan hukum internasional ini dalam penanganan isu-isu strategis.

Ketiga, ditengah-tengah dinamika global dan geopolitik saat ini, penghormatan terhadap hukum internasional menjadi instrument penting, dan Indonesia bersama ASEAN telah merefleksikannya sebagai salah satu prinsip ASEAN Outlook on Indo Pacific.

“Tahun 2019 diperingati sebagai 30 tahun DILA dan akan menjadi konferensi DILA keempat yang akan dilaksanakan di Indonesia dan yang pertama dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri,” jelasnya.

Konferensi akan menampilkan baik pembicara Indonesia maupun asing yang merupakan para pakar Hukum Internasional di bidangnya masing-masing.

Konferensi akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, akademisi dan praktisi Hukum Internasional dari negara-negara di Asia serta wakil dari Kementerian/Lembaga terkait.

“Mereka akan membahas berbagai berbagai perkembangan hukum internasional di Asia serta kontribusi negara-negara di kawasan ini termasuk Indonesia terhadap hukum ini, serta penerapan hukum ini dalam tataran domestik masing-masing negara,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asean OutlookAsia PasifikIndo PasifikInternasional Development of International Law in Asia/DILAKonferensi Hukum Internasional
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • US Backs Indonesia’s Digital Crackdown on Human Trafficking at Sea
  • Middle East Conflict Exposes Southeast Asia’s Energy Vulnerability
  • MSCI Keeps Indonesia in Emerging Market Club but Flags Transparency Risks in Stock Market
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.