• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Indonesia Jajaki Kolaborasi World Bank Bangun Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

by Redaksi Asiatoday
January 3, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menyelami Laut Labuan Bajo, Destinasi Snorkling Terindah di Dunia

Destinasi Labuan Bajo, salah satu favorit wisatawan dunia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menggelar pertemuan informal dengan Managing Director of Development Policy and Partnerships World Bank, Mari Elka Pangestu.

Pertemuan ini untuk membahas masa depan pariwisata Indonesia sekaligus menjajaki kolaborasi dengan World Bank.

“Pertemuan kami fokus untuk agenda ke depan, quality dan sustainable tourism,” kata Sandi, Sabtu (2/1/2021).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Dalam pertemuan itu, sejumlah penekanan disampaikan oleh Sandi seperti perubahan fokus pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa depan, dari semula hanya fokus pada aspek kuantitas dan pariwisata massal ke arah peningkatan kualitas dengan pariwisata yang berkelanjutan.

Selain itu, penciptaan lapangan kerja lewat pariwisata dan ekonomi kreatif dengan pendekatan berbasis data.

“Pengembangan bisa dilihat dari indikator kualitas lainnya, seperti spending, kunjungan yang tidak merusak lingkungan yang berbasis alam, dan tatanan sosial dan sebagainya. Juga pola pariwisata ke depan tentunya akan berubah di tempat yang tidak banyak orang, seperti ecotourism, sport tourism, bersifat hibrid, mungkin menggunakan teknologi, platfom virtual,” papar Sandi.

“Selain itu pengembangan wisata akan dilakukan berbasis lokasi yang harus kita tingkatkan kesiapannya, serta berbasis pengalaman story telling  dengan destinasi-destinasi yang dikelola dengan baik. Dan akhirnya yang tidak menimbulkan kerumunan yang tidak aman dan nyaman,” paparnya.

Sandi juga mengungkapkan akan berfokus untuk memperbaiki kawasan termasuk akses menuju destinasi pariwisata.

“Dari segi kesehatan kami sepakat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menerbitkan SKB, agar sektor pariwisata ini bisa masuk kepada kualitas aman dan nyaman untuk pariwisata berbasis medis ataupun lainnya,” kata Sandi. (ATN)

Tags: Pariwisata IndonesiaSandiaga UnoWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.