• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Kapalkan Olahan Kelapa ke India dan Jerman Senilai USD20 Juta

by Redaksi Asiatoday
September 27, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saatnya Rempah Indonesia Berjaya di Pasar Asia, Eropa dan Amerika

Ekspor Indonesia melalui laut. Dok

Indonesia Kapalkan Produk Olahan Kelapa ke India dan Jerman Senilai USD20 Juta

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Aktivitas ekspor produk pertanian Indonesia di masa pandemi Covid-19 terus bergeliat.

Yang terbaru, Indonesia mengapalkan komoditas pertanian olahan kelapa senilai USD20 juta dari Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (26/9/2020). 

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Hari ini kita menyaksikan ekspor perdana Tepung Kelapa ke India dan juga ekspor Santan Kelapa ke Jerman untuk kesekian kalinya,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulisnya yang diterima Minggu (27/9/2020).

Airlangga mengungkapkan, komoditas yang diekspor ini adalah produk asli Indonesia dan membuat nilai tambah kelapa menjadi tinggi.

Menurut Airlangga, potensi ekspor kelapa semakin tinggi di tengah pandemi Covid-19 mengingat minyak kelapa murni memiliki manfaat kesehatan.

“Minyak kelapa bisa membantu meningkatkan imunitas, yaitu dari VCO (Virgin Coconut Oil),” imbuhnya.

Airlangga mengapresiasi PT Bionesia Organic Foods (Eksportir Produk Kelapa Olahan ke Jerman) serta para Eksportir lainnya yang tetap mampu mendorong ekspor di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kita tentu mengapresiasi PT Bionesia Organic Foods yang ditargetkan akan mengekspor dari awalnya USD10 juta menjadi USD20 juta dengan investasi USD25 juta, dan tentu ini mempekerjakan banyak tenaga kerja,” kata Airlangga.  

Ekspor komoditas juga diharapkan bisa mengakselerasi pemulihan ekonomi Kepulauan Riau.

Seperti diketahui, pandemi menyebabkan ekonomi daerah tersebut mengalami kontraksi 6,66 persen pada kuartal II 2020, lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari sisi sektoral, sektor yang paling terdampak adalah sektor jasa penunjang pariwisata, yaitu transportasi, akomodasi, serta penyediaan makan dan minum. (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaEkspor PertanianKerjasama Indonesia - IndiaKerjasama Indonesia-Jerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.