• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Negara Pemesan Vaksin Covid-19 Terbesar Buatan China

by Redaksi Asiatoday
September 7, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Anggarkan Rp18 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 Bagi 160 Juta Jiwa

Vaksin Covid-19. Ilustrasi

ASIATDAY.ID, JAKARTA – Indonesia tercatat sebagai negara pemesan Vaksin Covid-19 terbesar buatan Sinovac China, yakni CoronaVac.

Pasalnya, Indonesia melalui Bio Farma telah memesan 40 juta unit vaksin buatan Sinovac tersebut.

Juru bicara perusahaan Liu Peicheng mengatakan pembelian dan pasokan CoronaVac, merupakan pesanan terbesar yang dilaporkan publik hingga saat ini untuk perusahaan vaksin China.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Pada akhir Agustus, Sinovac dan PT Bio Farma, sebuah perusahaan farmasi milik negara Indonesia menandatangani perjanjian awal untuk pembelian dan pasokan CoronaVac.

Perjanjian tersebut menyediakan pasokan 40 juta dosis produk CoronaVac setengah jadi antara November dan Maret, dengan kemungkinan penjualan lebih lanjut sepanjang tahun depan.

“Bio Farma akan mengemas vaksin dan memasoknya ke pelanggan di Indonesia,” demikian pernyataan dari Liu dikutip dari SCMP, Senin (7/9/2020).

Meski demikian, pasar terbesar untuk vaksin semuanya masih ada di lokal China.

Sinovac sendiri telah menerima pesanan dari sejumlah negara dan saat ini sedang melakukan uji coba fase tiga di Turki, Bangladesh, Brasil, dan Indonesia.

Selain itu, Sinovac juga menawarkan vaksin virus corona uji coba untuk pekerja industri penerbangan.

Sinovac mendesak pihak berwenang di berbagai negara untuk memastikan vaksin dapat didaftarkan lebih cepat.

“Misalnya, jika penelitian yang kami lakukan di Brasil diterima oleh negara lain di Amerika Selatan, vaksin tersebut dapat didaftarkan dan kami dapat memasoknya ke lebih banyak negara,” kata Yin.

“Kami menyerukan lebih banyak negara untuk menerima hasil studi klinis kami saat ini dan menyetujui vaksin yang aman dan efektif untuk pemasaran sesegera mungkin,” imbuhnya.

Sinovac juga mengklaim bahwa tidak ada reaksi negatif yang serius yang telah diamati dalam uji klinis fase tiga, dan itu menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman.

“Reaksi merugikan yang diamati terutama nyeri lokal di tempat suntikan, diikuti oleh kelelahan dan kelemahan, dan pembengkakan lokal, yang semuanya bersifat sementara. Hanya sedikit yang mengalami demam dan reaksi alergi,” tandasnya. (ATN)

Tags: Vaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.