• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia-Swedia Rintis Kolaborasi Pengembangan Bioenergi

by Redaksi Asiatoday
March 11, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia-Swedia Rintis Kolaborasi Pengembangan Bioenergi

Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan Swedia berkomitmen untuk merintis kolaborasi pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Sebagai langkah awal, Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan ‘Policy Dialogue on Strategic Bioenergy in Indonesia and Sweden’. Kegiatan ini dinilai bertujuan untuk membahas kebijakan dalam mempromosikan pengembangan bioenergi berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan bilateral untuk kerja sama dengan Swedia, mempromosikan masalah kegunaan yang juga penelitian lebih lanjut untuk sustainable bioenergy,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, di Jakarta, melalui keterangan tertulisnya Rabu (11/3/2020).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Mahendra mengungkapkan, di Indonesia sendiri belum ada target jelas dalam meningkatkan kegunaan dari bioenergi. Menurutnya, Indonesia harus menyeimbangkan ketahanan bioenergi untuk mencapai target ke depannya.

Dia menambahkan, sebenarnya sudah ada kerja sama konkret yang dilakukan antara dua kementerian terkait di bidang energi. Dari Indonesia berpusat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), sementara Swedia berpusat di Kementerian Energi.

“Lalu juga ada kerja sama antara akademik, institut, maupun pusat riset kedua pihak yang ingin kita dorong lebih lanjut,” terang Mahendra.

Kegiatan dialog ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terkait riset bioenergi di Indonesia dan proses transisi menuju bioenergi modern.

“Selain itu, diharapkan para peserta dapat mendiskusikan pelajaran yang didapat terkait dengan penerapan kebijakan untuk mengembangkan bioenergi berkelanjutan,” imbuhnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: BioenergiEBTEnergi Baru TerbarukanKerjasama Indonesia-Swedia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.