• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Target Ekspor Hasil Laut Hingga 1000 Ton ke Jepang

Manfaatkan Rute Garuda dari Samratulangi-Narita

by Redaksi Asiatoday
November 12, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pelabuhan Bitung Jadi Hub Ekspor di Kawasan Timur Indonesia

Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Direktorat  Jenderal  Pengembangan  Ekspor  Nasional  Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perindustrian Sulawesi Utara (Sulut) baru saja melepas ekspor produk perikanan dan pertanian sebanyak 15  ton atau  senilai USD90 ribu ke Jepang pada hari Rabu, (10/11/2021).

Pelepasan ekspor dilakukan  dengan memanfaatkan rute penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Bandara Samratulangi, Manado menuju Bandara Narita,  Jepang.

Hingga 2022,  melalui bandara ini, ekspor produk pertanian dan perikanan ditargetkan bisa menembus 1.000 ton ke Jepang.

RelatedPosts

Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance

Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering

SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets

“Pelepasan ekspor ke Jepang ini merupakan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, para pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk upaya memperluas pasar produk-produk unggulan Sulawesi Utara ke pasar global, khususnya  Jepang,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dikutip dari siaran pers Jumat (12/11/2021).

Kementerian Perdagangan berkomitmen  terus meningkatkan ekspor produk potensial  maupun  jasa  melalui  berbagai  kegiatan  promosi, peningkatan  kapasitas  (capacity  building) bagi pelaku usaha ekspor, pengembangan produk, branding, pelatihan ekspor, informasi pasar ekspor, penjajakan bisnis, dan berbagai program lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga surplus neraca perdagangan.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan menuturkan,  pelepasan ekspor ini merupakan  bentuk sosialisasi pemanfaatan rute penerbangan langsung maskapai Garuda Indonesia dari Samratulangi ke  bandara Narita di Jepang. Hal ini diharapkan menarik buyers luar negeri untuk melakukan kerjasama bisnis dengan pelaku usaha didaerah sehingga  dapat meningkatkan perekonomian daerah.

“Kami  berharap pelepasan ekspor kali ini juga dapat memperluas penyebaran informasi fasilitas  jalur penerbangan langsung untuk cargo dari Manado ke Jepang.  Sehingga, semakin banyak pelaku usaha yang  dapat memanfaatkannya  dan  berhasil mewujudkan ekspor 1000  ton dari Manado ke Jepang hingga 2022,” imbuh Marolop.

Potensi Ekspor Produk Perikanan ke Pasar Jepang

Pada kesempatan tersebut, lanjut Marolop, Kementerian Perdagangan bersama dengan Japan External Trade  Organization  (JETRO)  sepakat  berkolaborasi untuk  meningkatkan ekspor produk  Indonesia, khususnya perikanan  ke pasar Jepang. Hal itu diwujudkan dengan melaksanakan seminar web (webinar) bagi pelaku usaha dengan tema “Potensi Pasar Produk Perikanan ke Pasar Jepang” di Manado,  Sulawesi Utara, pada Kamis (11/11/2021).

Webinar menghadirkan tenaga ahli dari Jepang Shinpei Sasaki, Direktur Senior JETRO Jakarta Hojo, dan Project Executive JETRO Jakarta Arif.

Marolop mengungkapkan, webinar bertujuan menggali potensi, peluang pasar, hambatan, dan kendala dalam  mengembangkan ekspor produk perikanan, khususnya mendorong ekspor produk perikanan Provinsi Sulawesi Utara ke pasar Jepang.  Sehingga, dapat  terjadi negosiasi dan kontrak  dagang  di kemudian hari yang turut meningkatkan nilai ekspor nonmigas Indonesia.

Menurut  Marolop, webinar diselenggarakan di Sulawesi Utara karena merupakan salah satu daerah terbaik  penghasil produk ekspor perikanan Indonesia, seperti ikan  tuna, rumput laut, cumi-cumi, udang, ikan hias, dan  lain-lain.

Selain  itu, tidak hanya menjadi hub perdagangan di  wilayah Timur Indonesia, Sulawesi Utara juga mampu mengekspor langsung produk unggulan daerah dari Manado ke Jepang.

“Kami bersama JETRO dalam forum ini ingin berdiskusi terkait kesiapan dalam memenuhi permintaan produk  kelautan dan perikanan dari buyers Jepang. Berdasarkan data ITC Trademap 2020,  Jepang merupakan importir terbesar ke-3 setelah Amerika Serikat dan China dengan nilai impor pada 2020 sebesar 10,5 miliar,”jelas Marolop.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar global periode  Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar USD2,46 miliar atau meningkat 4,05 persen dibandingkan periode yang  sama tahun sebelumnya.

Negara tujuan ekspor utama produk perikanan Indonesia  antara lain Amerika Serikat pangsa  37,51 persen,  China (20,79 persen), Jepang (10,71 persen), (Vietnam 3,94 persen), dan Malaysia (3,18 persen). (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaKerjasama Indonesia-JepangManado
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.