• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Mobil di Inggris Kritis, Produksi Jatuh Hingga 99,7 Persen

by Redaksi Asiatoday
May 30, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inggris Investigasi Sumber Covid-19 dan Kaitannya dengan Laboratorium di China

Negeri Inggris. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri mobil di Inggris kini dalam situasi kritis akibat pandemi global coronavirus (Covid-19).

Pasalnya, pabrikan mobil di negeri itu hanya memproduksi jumlah kendaraan paling sedikit dalam satu bulan terakhir dan itu yang terendah sejak era Perang Dunia II. Penerapan lockdown memaksa banyak pabrik terpaksa tutup.

Melansir Bloomberg, Asosiasi Produsen dan Penjual Mobil Inggris (SMMT) mengatakan pada Jumat (29/5/2020) bahwa produksi anjlok hingga 99,7 persen menjadi hanya 197 mobil pada bulan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Sejumlah pabrik menghentikan produksi kendaraan sama sekali pada bulan April dan sebagai gantinya mulai memproduksi alat pelindung diri (APD) termasuk pelindung wajah, kacamata, dan hazmat.

Kelompok industri ini mengatakan produksi mobil Inggris tahunan bisa jatuh di bawah 999.460 kendaraan yang dibuat pada tahun 2009 selama resesi terakhir, dan sepertiga lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya untuk tahun 2020.

Kehilangan produksi karena penutupan pabrik dan lambatnya pembukaan pabrik kembali karena langkah-langkah social distancing di pabrik diperkirakan akan merugikan sektor ini hingga 12,5 miliar pound (USD15,4 miliar).

Industri mobil Inggris kembali dengan tertatih-tatih dari penghential total yang disebabkan oleh virus Corona.

Aston Martin Lagonda Global Holdings Plc dan Jaguar Land Rover telah memulai kembali produksi di beberapa pabrik Inggris mereka bulan ini.

Sementara itu, Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co. berencana untuk membuka kembali pabrik pada awal Juni. Adapun penjualan mobil Inggris pada bulan April anjlok menjadi hanya 4.231 unit, terendah sejak setelah Perang Dunia II. (ATN)

Tags: Asia EropaCorona EropaCoronavirusCOVID-19Industri OtomotifInggrisUnited Kingdoms
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.