• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Infeksi Covid-19 Tanpa Gejala Melonjak di China

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, SHANGHAI – China melaporkan jumlah tertinggi kasus Covid-19 asimtomatik atau tanpa gejala setelah hampir tujuh bulan berlalu infeksi massal yang tidak diketahui asalnya di wilayah barat laut provinsi Xinjiang.

Xinjiang menjadi lokasi kamp normalisasi etnis Uighur oleh pemerintah China.

Mengutip Reuters Senin (26/10/2020), otoritas kesehatan Xinjiang menemukan 137 kasus Covid-19 tanpa gejala pada Minggu (25/10).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Penemuan ini terjadi di tengah uji coba untuk 4,75 juta orang di daerah Kashgar yang dipicu oleh infeksi tanpa gejala pada seorang pekerja pabrik garmen wanita berusia 17 tahun. Kasus ini dilaporkan pada Sabtu (24/10).

Tidak jelas bagaimana infeksi massal terjadi, meskipun semua kasus baru terkait dengan pabrik garmen. Kasus wanita itu ditemukan selama pengujian rutin tetapi tidak jelas mengapa dia awalnya menjadi sasaran pengujian tersebut.

Otoritas setempat bekerja menelusuri kontak untuk menemukan asal wabah yang sedang berlangsung. Sebanyak 20 kasus baru yang dikonfirmasi dan 161 kasus asimtomatik baru yang dilaporkan pada 25 Oktober berasal dari tinjauan Komisi Kesehatan Nasional China.

Jumlah infeksi baru tanpa gejala kali ini adalah yang tertinggi sejak China mulai menerbitkan hitungan harian mulai dari yang dilaporkan pada 31 Maret.

Lebih dari 2,84 juta orang di daerah Kashgar telah dites Covid-19 pada Ahad sore dan sisanya diharapkan selesai pada Selasa (27/10).

Skala dan kecepatan pengujian tersebut sejalan dengan yang terlihat selama gelombang wabah baru termasuk yang terbaru di Qingdao awal bulan ini.

Meskipun jumlah kasus Covid-19 baru turun tajam di China dari puncaknya pada Februari, pemerintah tetap mewaspadai gelombang infeksi baru.

Pemerintah berusaha mempertahankan kemampuan pengujian massal dan cepat agar memantau infeksi.

Jumlah total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di China hingga saat ini mencapai 85.810, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah di angka 4.634. (ATN)

Tags: ChinaChina VirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.