• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

INFID Desak Pemerintah Indonesia Berperan Aktif Mengatasi Pemanasan Global

by Redaksi Asiatoday
September 30, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
INFID Desak Pemerintah Indonesia Berperan Aktif Mengatasi Pemanasan Global

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Foto : KLHK

ASIATODAY.ID, JAKARTA – International Non-Governmental Organization (NGO) Forum on Indonesian Development (INFID) menyerukan kepada pemerintah Indonesia agar mengambil peran strategis dalam mengatasi pemanasan global yang kini semakin parah.

Pasalnya, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air disebut menyumbang pemanasan global.

Menurut Program Manager INFID, Tatat, kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang menimbulkan kabut asap sangat berdampak buruk terhadap lingkungan.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Berkaca dari sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sedang berlangsung, para pemimpin dunia menyerukan adanya pembiayaan lebih untuk menangkal pemanasan global. Kami harap Indonesia mengambil peran untuk itu,” kata Tatat di Jakarta, Minggu (29/9/2019).

Dalam sidang tahunan tersebut, sejumlah pemimpin dunia menyarankan agar ada pembiayaan tambahan untuk mengatasi pemanasan global. Terutama, dalam rangka pengurangan emisi agar suhu bumi tidak terus naik.

“Kami yakin Indonesia bisa turut serta untuk mengatasi perubahan iklim. Karhutla di Indonesia menyebabkan naiknya muka air laut. Belum lagi badai-badai di seluruh dunia yang memakan korban jiwa,” imbuh Tatat.

INFID mendukung penuh pembangunan negara dan ekonomi, namun negara harus tetap fokus pada iklim dan tidak berdampak pada lingkungan. “Jika lingkungan kita terdampak, tentu manusianya juga terdampak,” ungkap dia.

INFID merupakan organisasi masyarakat sipil yang menyoroti isu-isu Sustainable Development Goals 2030. INFID juga menyoroti isu demokrasi dan HAM di Indonesia dan dunia.

Organisasi ini juga didukung KOICA dari Korea Selatan yang menyoroti SDGS 2030 khususnya isu perdamaian dan kesetaraan gender. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyINFIDKarhutlaPemanasan GlobalPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.