• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Inggris Luncurkan ‘Year of Climate Action’ Jelang KTT Iklim COP26

by Redaksi Asiatoday
February 9, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inggris Luncurkan ‘Year of Climate Action’ Jelang KTT Iklim COP26

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Negara Inggris pada tahun ini menjadi tuan rumah Konferensi Tinggi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations) Conference of the Parties 26 atau COP26. Konferensi akan digelar di Glasgow pada 9-19 November 2020.

Pada konferensi tersebut, para pemimpin dunia akan menyepakati tindakan-tindakan yang lebih serius terkait perubahan iklim. Inggris sebagai tuan rumah meluncurkan kampanye “Year of Climate Action”.

Secara internasional, tuan rumah akan meminta semua negara, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan Kontribusi yang ditentukan secara nasional (Nationally Determined Contributions/NDC) untuk
membatasi emisi karbon.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Utusan Inggris untuk COP26, John Murton berkunjung ke Jakarta pada pekan ini untuk bertemu sejumlah pemangku kepentingan.

Pada Kamis (6/2/2020), Murton bertandang ke kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dia juga bertemu pelaku bisnis serta para anggota LSM untuk membahas poin-poin yang bisa dicapai dalam kerjasama antara Inggris dan Indonesia dalam sektor ini.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan, di Glasgow nanti pihaknya berharap dapat mendorong negara, kota, negara bagian, dan bisnis untuk bergerak di jalur yang sama, mencapai nol persen emisi global dalam beberapa dekade mendatang.

“Indonesia merupakan satu dari sedikit negara di dunia yang dapat membuat perbedaan nyata apakah dunia memenuhi target yang ditetapkan di Perjanjian Paris. Inggris siap melanjutkan kerjasama dengan Indonesia dalam mitigasi dan adaptasi menuju ekonomi yang lebih bersih dan lebih sejahtera,” terang Jenkins melalui keterangan tertulis, yang diterima Sabtu (8/2/2020).

Menurut Jenkins, salah satu fokus bahasan dalam COP26, adalah pemberian akses kepada semua negara untuk invesatsi yang mendukung pertumbuhan berbasis lingkungan.

Ekonomi energi kata Jenkins kini telah bergeser dan mendukung energi baru terbarukan. Tenaga surya dan angin disebut semakin murah dibandingkan dengan batu bara. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyInggrisKTT Iklim COP25KTT Iklim COP26Year of Climate Action
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.