• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Inggris Tawarkan Bantuan Atasi Krisis Kebakaran Hutan di Australia

by Redaksi Asiatoday
January 15, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kebakaran Hutan di Australia Capai Melbourne

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Inggris menawarkan kesiapannya untuk membantu Australia dalam mengatasi krisis kebakaran hutan.

Menteri Inggris untuk Asia Pasifik Heather Wheeler mengungkapkan hal itu usai meresmikan Misi ASEAN di kantor Kedubes Inggris di Jakarta, Rabu (15/01/2020).

“Bencana kebakaran hutan di Australia tahun ini sangat fenomenal. Kebakaran telah menewaskan banyak orang dan juga satwa. Semua sepakat bahwa ini adalah yang terparah,” ujar Menteri Heather Wheeler.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

Menurut Wheeler, Inggris siap membantu Australia kapanpun diminta, baik dalam hal logistik maupun lainnya.

“Sejauh ini kami masih menanti respon pihak Australia ingin dibantu di bidang apa,” imbuh Menteri Wheeler.

Menteri Wheeler memandang, kebakaran hutan di Australia tidak terlepas dari perubahan iklim. Semua sepakat bahwa hal tersebut telah memicu cuaca ekstrem di beberapa negara, termasuk Australia. Krisis kebakaran hutan di Australia musim ini diasosiasikan dengan kekeringan ekstrem dan juga temperatur yang memecahkan rekor negara tersebut.

“Inggris telah menggelontarkan banyak dana terkait perubahan iklim. Inggris sepakat bahwa semua negara dunia harus bersama-sama menghadapi masalah ini,” tandasnya.

Hingga kini, Australia terus berjuang menghadapi krisis kebakaran hutan yang mulai terjadi sejak tahun lalu.

Dalam musim kebakaran hutan di Australia periode 2019-2020, total luas lahan yang terbakar diestimasi telah mencapai 16 juta hektare.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison sebelumnya mengungkapkan penyesalan atas respons dirinya terhadap krisis kebakaran hutan di negaranya. Ia pun menjanjikan adanya penyelidikan mendalam mengenai respons Pemerintah Australia dalam mengatasi krisis kebakaran hutan.

Flora dan fauna unik Australia terkena dampak buruk kebakaran hutan. Diestimasi sekitar satu miliar hewan di Australia tewas dalam krisis kebakaran hutan kali ini.

Menteri Lingkungan Hidup Australia Sussan Ley mengingatkan bahwa di beberapa area, satwa Koala mungkin harus dikategorikan sebagai hewan terancam punah. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia PasifikInggrisKebakaran Hutan AustraliaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • US Backs Indonesia’s Digital Crackdown on Human Trafficking at Sea
  • Middle East Conflict Exposes Southeast Asia’s Energy Vulnerability
  • MSCI Keeps Indonesia in Emerging Market Club but Flags Transparency Risks in Stock Market
  • Indonesia Yet to Decide 2026 Nickel Output Levels as Market Speculation Grows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.