• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, June 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Inovasi EBT Indonesia, Baran Energy Hadirkan Teknologi Powerwall

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi EBT Indonesia, Baran Energy Hadirkan Teknologi Powerwall

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia kian meluas. Selain skala industri, skala rumah tangga kini mulai banyak yang menggunakannya.

Salah satunya, Powerwall, sebuah teknologi sederhana yang menggabungkan panel surya dan power storage system (baterai penyimpan energi skala besar).

Produk ini merupakan hasil karya dalam negeri yang diciptakan untuk mendukung program pemerintah Indonesia mengurangi pemakaian bahan bakar fosil yang menyebabkan polusi udara.

RelatedPosts

World Bank and Japan Launch New Push to Secure Global Critical Minerals Supply Chains

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

Teknologi baterai berkapasitas penyimpanan 8 KWh ini sejatinya telah diluncurkan Baran Energy pada pertengahan tahun lalu, namun baru bisa diterapkan secara sempurna setelah beberapa kali melalui uji coba hingga dipastikan layak digunakan.

Victor Wirawan selaku CEO (Chief Executive Officer) sekaligus pendiri Baran Energy mengatakan bahwa teknologi itu sudah bisa digunakan masyarakat umum.

“Saya bersama anak-anak milenial Indonesia saat ini telah melakukan pemasangan teknologi energi terbarukan ini di sebuah kawasan resor di daerah Ciawi, Bogor. Berkat teknologi ini, masyarakat bisa menghemat empat kali lipat bila dibanding listrik konvensional,” terang Victor, dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (10/2/2020).

Menurut Victor, cara kerja teknologi Baran Energy cukup sederhana, yakni cahaya matahari dikonversi menjadi energi listrik oleh panel surya yang terpasang di atap bangunan, setelah itu dari panel surya energi listrik disalurkan ke peralatan rumah tangga, seperti lampu, kulkas, mesin air, AC, kipas angin, dan lain-lain.

Sementara kelebihan energinya secara otomatis disalurkan ke penampung, berupa baterai (power storage system) untuk bisa dimanfaakan pada malam hari, atau saat kekurangan pasokan listrik.

Teknologi ini bisa digunakan, khususnya untuk rumah tinggal, tempat usaha, industri menengah, kafe, perkantoran, dan lainnya. Namun, kedepannya Baran Energy juga tengah mengembangkan power storage yang bisa digunakan untuk industri skala besar dengan daya tampung mencapai satu mega what-hour.

Victor mengungkapkan teknologi ini selain bisa dimanfaatkan untuk wilayah-wilayah yang terisolisolir yang tidak bisa dijangkau oleh PLN, juga bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan energi listrik dari cahaya matahari secara gratis yang tersedia sepanjang tahun.

“Namun, kami pastikan, teknologi Baran Energy ini akan menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dalam waktu dekat. Pemakaian juga dipastikan juga akan sangat masif,” terang dia.

Victor menjelaskan pengembangan teknologi ini sangat selaras dengan program pemerintah Indonesia ini menargetkan penggunaan energi terbarukan sebanyak 25 persen pada 2025, tapi saat ini baru 11 persen yang baru berjalan, maka dari itu Baran Energy lahir untuk mempercepat serta membantu masyarakat Indonesia dalam energi terbarukan sebagai salah satu alternatif penggunaan listrik dengan melalui inovasinya.

Dalam pengembangan dan penerapan teknologi ini, Baran Energy bekerja sama dengan sejumlah pengembang nasional, yang sedang mengembangkan kawasan properti swa energi. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Baran EnergyEnergi Baru TerbarukanIndustri BateraiPowerwall
No Result
View All Result

Terbaru

  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • Indonesian Businessman Sues Bank Mandiri for IDR6.5 Billion Over Withheld Land Certificates
  • IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods
  • Asia Shakes Up the 2026 World Cup: Japan Holds Netherlands as Asian Teams Remain Unbeaten
  • Middle East Conflict Pushes Global Growth to Lowest Level Since COVID-19
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.