• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Investasi $40 Juta, Minderoo Foundation dan Illumina Kolaborasi dalam Konservasi Laut

by Redaksi Asiatoday
August 30, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi $40 Juta, Minderoo Foundation dan Illumina Kolaborasi dalam Konservasi Laut

Inisiatif Riset Kelautan Minderoo Foundation. Dok

ASIATODAY.ID, SAN DIEGO – Minderoo Foundation dan Illumina, Inc., mengumumkan kemitraan senilai AUD 40 juta (US$ 27,8 juta) yang akan mengandalkan keunggulan genomika.

Tujuannya adalah mempercepat pemahaman ilmiah atas sistem kelautan dan membantu ahli konservasi laut mengambil keputusan berdasarkan data.

Kemitraan selama tiga tahun ini mencerminkan komitmen kedua pihak dalam konservasi keanekaragaman hayati, serta upaya untuk mempelajari perubahan ekosistem kelautan yang berperan penting bagi manusia dan ekonomi nasional.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Director, OceanOmics, Minderoo Foundation, Dr. Steve Burnell, berkata, perluasan skala teknologi DNA lingkungan hidup (environmental DNA/eDNA), serta penerapan pendekatan komputasional dan kecerdasan buatan berpotensi mengubah pemahaman kita tentang kehidupan di laut, dan kemampuan kita melestarikannya.

“Dengan cepat mengidentifikasi spesies yang berpotensi terancam punah, invasif, bahkan belum dipahami secara tepat, riset tersebut akan menghasilkan data dan informasi yang mendukung konservasi keanekaragaman hayati  laut secara tepat waktu dan berpengaruh besar,” ujar Burnell, dikutip siaran pers Illumina, Selasa (30/8/2022).

“Minderoo Foundation berkomitmen memulihkan kondisi laut kita,” imbuhnya.

Pemantauan ekosistem laut dengan memakai eDNA dapat meningkatkan resolusi dan sensitivitas agar ilmuwan mampu memahami keanekaragaman hayati serta mengukur perubahan. Satu gelas air laut dapat mengandung jutaan eDNA dan sel.

“Maka, kita memperoleh gambaran tentang kehidupan yang terbentuk saat ini, serta, informasi potensial tentang jumlah dan kesehatan populasi. Namun, pada sampel air laut yang biasa dikumpulkan, lebih dari 98% sekuens DNA berasal dari mikrob laut,” jelasnnya.

Lewat kemitraan ini, inovasi dari industri kesehatan manusia akan diadaptasikan guna memperkaya sampel kelautan yang kompleks untuk merangkai informasi spesifik tentang vertebrata laut.

Mitra kerja sama juga akan terlibat dalam proyek riset dan pengembangan yang menciptakan sekuens genomika dengan kecepatan transfer data yang tinggi (high-throughput genome sequence) dari vertebrata laut yang telah diketahui. Tujuannya adalah mengidentifikasi sekuens eDNA yang belum diketahui dari air laut. Hanya 1% dari sekitar 21.000 spesies genom vertebrata laut yang telah diurutkan.

Salah satu target utamanya, menciptakan genom acuan (reference genome) dari banyak sampel yang telah dikumpulkan pada koleksi museum.

Sebagai bagian dari kemitraan luas dalam riset dan pengembangan tersebut, Minderoo Foundation memasang satu unit Sistem Sekuens NextSeq 2000, salah satu high-throughput benchtop DNA sequencer yang paling canggih buatan Illumina, pada kapal risetnya.

Menurut Head, Global Commercial Strategy & General Manager, Asia Pasifik dan Jepang, Gretchen Weightman, NextSeq 2000 yang terpasang langsung di kapal riset milik Minderoo telah memfasilitasi penggunaan, untuk pertama kalinya, high-throughput sequencing di laut.

Dengan demikian, informasi genetis laut dapat dihasilkan secara seketika, dari sampel air laut hingga data sekuens bermutu tinggi, dalam hitungan jam.

“Didukung teknologi unggulan Illumina, kalangan peneliti akan mengumpulkan data penting, serta memahami implikasi penting secara lebih baik tentang pengelolaan laut di dunia, mempertimbangkan standar penangkapan ikan komersial dan pelestarian alam,” jelas Weightman.

Sebagai referensi, Minderoo Foundation adalah lembaga filantropi modern yang ingin membuat terobosan, berinovasi dan menggerakkan perubahan positif dalam jangka panjang. Minderoo Foundation merupakan lembaga asal Australia yang menjalankan sejumlah inisiatif, mulai dari konservasi laut dan pemberantasan perbudakan, hingga kolaborasi dalam memerangi kanker dan mengembangkan proyek sosial.

Sedangkan Illumina adalah lembaga yang fokus meningkatkan kesehatan manusia dengan mewujudkan keunggulan genomika. Fokus pada inovasi telah menjadikan Illumina pemimpin global dalam sekuens DNA dan teknologi yang berbasiskan susunan genom (array-based). (ATN)

Tags: IlluminaKonservasi LautMinderoo FoundationSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.