• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Investasi USD400 Juta, SEML Lanjutkan Pengembangan PLTP Muara Laboh Tahap II

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi USD400 Juta, SEML Lanjutkan Pengembangan PLTP Muara Laboh Tahap II

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Setelah sukses mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh tahap I berkapasitas 85 MegaWatt (MW) yang berlokasi di Solok Selatan, Sumatera Barat, secara komersial pada tanggal 16 Desember 2019 lalu, PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) kembali akan meningkatkan kapasitas PLTP dengan tambahan sebesar 65 MW melalui pengembangan tahap II.

Peningkatan kapasitas pembangkit listrik berbasis energi terbarukan ini merupakan bagian dari dukungan SEML kepada Pemerintah dalam mencapai target pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada tahun 2025 mendatang.

Pengembangan Tahap II diharapkan dapat dimulai tahun ini juga setelah perijinan dituntaskan.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“PT Supreme Energy juga dalam tahap pembicaraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN untuk pengembangan Tahap II dengan kapasitas 65 MW. Pengembangan ini diperkirakan akan membutuhkan investasi sekitar USD400 juta,” ungkap Senior Manager for Site Support, Gov. Relation & Community Development Yulnofrins Napilus di acara Connex Energy Meet Up di Padang Sumatera Barat, melalui keterangan tertulisnya, yang diterima Sabtu (18/01/2020).

Menurut Yulnofrins, sebelum ada PLTP, di Solok Selatan sering terjadi pemadaman hampir setiap hari karena terbatasnya jaringan transmisi listrik PLN dan seringnya terjadi gangguan. Namun setelah beroperasinya PLTP Muara Laboh kini tidak ada lagi pemadaman.

“Solok Selatan itu dahulu sering mati lampu meski kebutuhannya kecil hanya 8 MW, mati lampu di Solok itu bisa sampai tiga kali sehari mati lampunya. Sumber listrik PLN dari Solok itu jauh sekitar 100 kilometer. Itu kan kurang ideal karena melintasi bukit-bukit yang gampang longsor, gampang ada gangguan seperti pohon tumbang, nah sekarang dengan adanya PLTP, PLN sudah membangun infrastruktur yang lebih baik termasuk menyediakan dua gardu induk dan transmisi kabel 150 kVA yang lebih kokoh, tinggi serta tidak mudah terkena gangguan,” jelas Yulnofrins.

Diungkapkan Yulnofrins, pemanfaatan panas bumi di Solok Selatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar dan Pemerintah Daerah setempat.

Dukungan dari masyarakat Solok Selatan dan Pemerintah Daerah tersebut sangat dirasakan pihak PT SEML, karenanya sebagai bentuk terima kasih PT SEML memberikan bantuan CSR salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasana masyarakat sekitar wilayah kerja PLTP.

“PT Supreme Energy sangat berterima kasih atas dukungan Pemda dan masyarakat setempat. Sehingga sebagai bentuk terima kasih kami, kita turut mendukung berdirinya GOR dan beberapa infrastruktur kemasyarakatan seperti sekolah, masjid dan sarana sosial yang membutuhkan bantuan dari sebelum kegiatan eksplorasi panas bumi dilakukan,” ujarnya.

Selain masyarakat, keberadaan PLTP Muara Laboh ini memberikan dampak positif juga bagi Pemerintah Daerah setempat. Pemerintah Daerah mendapat tambahan pendapatan yang besar yakni sekitar Rp15 milyar per tahun untuk Pemerintah Kabupaten tempat PLTP berada.

“Mudah-mudahan Pemerintah masih dukung kita untuk pengembangan tahap II karena sayang potensi tidak kita optimalkan. Cepat atau lambat kebutuhan listrik akan mengalami pertumbuhan yang menuntut ketersediaan pasokan,” tandas Yulnofrins. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi HijauGeothermalKESDMPembangkit HijauPembangkit Listrik Ramah LingkunganPembangkit Listrik Tenaga Panas BumiPLTP Muara LabohPT Supreme Energy Muara Laboh
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.