• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor China Siap Garap Tambang Batu Bara di Kotabaru

by Redaksi Asiatoday
May 8, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Gandeng Jepang Jalankan Alih Teknologi Penambangan Batubara

Aktivitas pengangkutan tambang batubara. ilustrasi

ASIATODAY.ID, KOTABARU – PT Qinfa Mining Industri, investor asal China siap menggarap Tambang Batubara di Kota Baru, Kalimantan Selatan.

Presiden Divisi Investasi PT Qinfa Mining Industri, Shirley Shi yang mewakili perusahaan itu pun telah bertemu dengan Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, untuk membahas hal itu, termasuk soal perizinan. Pertemuan berlangsung di ruang rapat utama kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Rabu (6/5/2020).

Investor China Siap Garap Tambang Batu Bara di Kotabaru 1
Presiden Divisi Investasi PT Qinfa Mining Industri, Shirley Shi usai bertemu Sekda Kotabaru. Ist

Lokasi penambangan tersebut berada di Kelumpang Selatan, Kelumpang Barat dan Pamukan, dengan total lahan seluas 5.728 hektare.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Shirley menuturkan, rencana penambangan itu tersebar di lima titik, dan setiap titik akan memproduksi tambang batu bara 10 juta ton pertahun.

“Saat ini kami sudah mulai melakukan pengeboran dan 10 bulan mendatang sudah mulai operasi produksi,” terang Shirley.

Menurut Shirley, produksi batu bara yang dihasilkan akan di ekspor dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN di Indonesia.

“Tahap awal, kami akan pasok kebutuhan lokal dulu. Setelah itu baru kami bisa eksport ke negara lain. Kami bantu lokal dulu mau berapa,” terang Shirley.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Kotabaru, Said Akhmad usai pertemuan dengan Presiden Divisi Investasi, PT Qinfa Mining Industri, Shirley Shi, menyampaikan bahwa perusahaan berencana membuka tambang batubaru underground di wilayah Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Barat dan Pamukan.

“Ekspose mereka baru sebatas rencana untuk melakukan tambang underground. Jadi penambangan bawah tanah bukan open fit atau digali. Penambangan ini menggunakan terowongan seperti yang di lakukan Belanda zaman dulu di Kotabaru,” kata Said saat dihubungi Jumat (8/5/2020).

Untuk advice planningnya, kata Said, pemerintah daerah memberikan kesesuaian untuk tata ruang.

“Hanya itu yang kita berikan, memang kita mendukung karena underground ini kan operasinya di bawah tanah jadi tidak mengganggu misalkan ada perkebunan di permukaan,” jelasnya.

Sementara untuk izin pertambangan, sekda menyampaikan ke perusahaan, bahwa sekarang bukan lagi wewenang kabupaten akan tetapi sudah menjadi wewenang provinsi.

Said menyebut untuk luasan area tambang yang akan digarap sekitar 5.728 hektare. Pemda meminta komitmen perusahaan agar perusahaan mempekerjakan tenaga lokal minimal 50 persen jika tambang terwujud.

“Tadi mereka komitmen memberikan bantuan menghibahkan anggaran ke pemerintah daerah dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur, dan CSRnya,” tandasnya. (ATN)

Tags: Batu BaraIndustri Batu BaraInvestasi ChinaInvestasi China di IndonesiaKotabaruTambang Batu Bara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.