• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor Energi Shanghai Diajak Kembangkan Listrik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 29, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Investor Energi Shanghai Diajak Kembangkan Listrik di Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengajak investor asing Shanghai Electric Power Construction (SEPC) dan Shanghai University of Electric Power (SUoEP) untuk kembangkan listrik di Indonesia.

Menteri Ida mengatakan tujuan kunkernya yakni mengawal investasi asing khususnya di bidang energi listrik dan menjajaki potensi kerja sama bidang ketenagakerjaan.

Investor Energi Shanghai Diajak Kembangkan Listrik di Indonesia 1
Menaker Ida Fauzia saat bertemu investor Shanghai. Ist

Menurut Menaker Ida, saat ini, kebutuhan akan energi (listrik) di Indonesia sangat tinggi sehingga membutuhkan berbagai sumber daya diantaranya dana dan manusia untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Karena itu, Indonesia sangat mendukung investasi Shanghai Electric Power Construction dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik di Indonesia,” ujar Ida Fauziah saat diterima Deputi Manajer SEPC Shen Gangyi di Linhong Road, Changning District, Shanghai, Tiongkok, sebagaimana keterangan tertulisnya, yang diterima Minggu (29/12/2019).

Kepada Deputi Manajer Shen Gangyi dan jajaran Direksi SEPC, Menteri Ida mengemukakan pemerintah RI memberikan apresiasi karena selama ini telah bekerja sama di bidang energi listrik dengan baik, termasuk menanamkan investasi ke Kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara dan Bone sebagai kontraktor PLTU.

Menteri Ida menegaskan untuk mendukung investasi bidang energi listrik diperlukan tenaga-tenaga professional yang dapat mengisi jabatan-jabatan yang dibutuhkan di perusahaan-perusahaan.

Investor Energi Shanghai Diajak Kembangkan Listrik di Indonesia 2
Pertemuan Menaker RI, Ida Fauzia dengan investor Shanghai. Ist

“Karenanya, sangat diperlukan peran lembaga pelatihan/training center seperti SuoEP yang memberikan pelatihan bagi calon/tenaga kerja agar dapat bekerja di bidang energi sesuai dengan persyaratan perusahaan,” jelasnya.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Menteri Ida menyatakan pihaknya akan terus berusaha mendukung iklim investasi di Indonesia bagi para investor asing dengan terus memperbaiki iklim ketenagakerjaan di Indonesia.

Salah satunya dengan penciptaan hubungan industrial yang harmonis melalui sosial dialog yang efektif di tempat kerja serta peningkatan disiplin dalam keselamatan dan kesehatan kerja.

Pemerintah juga terus berusaha mendukung iklim investasi di Indonesia bagi para investor asing dengan mendorong para investor asing agar berinvestasi di bidang pelatihan kerja, ujar Ida Fauziyah yang didampingi oleh Kepala Biro Kerja sama Luar Negeri (KLN) Kemnaker Indah Anggoro Putri; Konsul Jenderal RI di Shanghai Deny W Kurnia; dan Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Haryanto.

Hal ini sesuai Perpres No. 44 Tahun 2016 tentang Daftar .Bidang Usaha yang Tertutup dan Daftar Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal) dengan kepemilikan saham maksimum sebesar 67 persen.

SEPC merupakan perusahaan yang berinvestasi di Indonesia. SEPC akan membangun PLTU berkapasitas 2 x 150 MW di Deli Serdang, Sumatera Utara, dan kapasitas 2 x 50 MW di Gorontalo, serta Mini-Hydro Power Plant Project kapasitas 9.9 MW di Bone.

Sedangkan (SUoEP), merupakan lembaga pelatihan yang digunakan oleh perusahaan SEPC untuk melatih calon/tenaga kerja. Bidang kejuruan yang ada di lembaga pelatihan SUoEP ini adalah bidang electronic, electrical, turbine dan boiler. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Energi Baru TerbarukanKemnakerShanghai Electric Power ConstructionShanghai University of Electric Power
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.