• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS, Trump Jamin Transisi Damai

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS, Trump Jamin Transisi Damai

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Joe Biden resmi ditetapkan sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) periode 5 tahun kedepan.

Merespon hal itu, Donald Trump secara sepihak, menyebut akhir pemerintahannya sebagai “akhir dari pemerintahan terbaik sepanjang sejarah AS”.

“Walaupun saya tidak menyetujui hasil pemilu dan fakta yang ada membebani saya, tetapi saya menjamin akan ada transisi pemerintahan yang tertib pada 20 Januari,” demikian bunyi pernyataan Trump, Kamis (7/1/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Saya selalu mengatakan bahwa kita akan terus memperjuangkan hanya suara sah yang dihitung. Hari ini merupakan akhir dari pemerintahan periode pertama terbaik dalam sejarah kepresidenan, tetapi ini hanya awal dari perjuangan kita membuat Amerika bangkit kembali,” kata Trump sambil mengulangi tudingan pemilu curang yang berujung kerusuhan di Gedung Capitol, Rabu kemarin.

Kongres AS resmi menetapkan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat pada Kamis dini hari (7/1/2021). Sehari sebelumnya pendukung Donald Trump menyerbu Gedung Capitol karena terprovokasi narasi “pilpres curang” yang disuarakan Trump.

Dua kamar Kongres -DPR dan Senat- menolak tuntutan Republikan menganulir kemenangan Demokrat di Arizona dan Pennsylvania. Dalam pemungutan suara Electoral College, Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris meraup 306 suara, atau 36 suara di atas suara yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu. Trump mendapatkan 232 suara.

Selama dua bulan terakhir, Trump berteriak curang dan menolak hasil pemilu. Tanpa bukti yang kuat, Trump berulang kali menyebut dirinya dicurangi. Beberapa pendukungnya di Kongres mengatakan akan menolak hasil Electoral College. Trump bahkan menekan wakilnya, Mike Pence, untuk menolak kemenangan Biden, tetapi Pence menolak.

Tersulut emosi akibat klaim kecurangan pemilu yang berulang kali disampaikan Trump, para pendukung Trump menyerbu masuk ke gedung parlemen atau Capitol di Washington DC, Rabu (6/1/2021) siang waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sedikitnya empat orang tewas dalam insiden itu dan puluhan orang ditangkap. (CNN)

Tags: Donald TrumpJoe BidenPemilu Amerika Serikat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.