• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Joe Biden Rombak Total Kebijakan Trump

by Redaksi Asiatoday
January 21, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Joe Biden Rombak Total Kebijakan Trump

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani kebijakan baru. Dok Potus

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden merombak total kebijakan Donald Trump, mulai dari kebijakan imigrasi, perjanjian Paris, dan pemulihan ekonomi pascapandemi.

Menyitat New York Times, Kamis (21/1/2021), Biden telah menandatangani 17 perintah eksekutif, memorandum, dan proklamasi pada Rabu malam di Kantor Oval.

Salah satu yang ditanda tanganinya adalah kembalinya AS bergabung dalam Perjanjian Paris mengenai reduksi emisi karbon dioksida dan pencabutan larangan bepergian ke negara-negara Islam dan Afrika yang diterapkan oleh Trump.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kita akan bergerak cepat dan mendesak. Kita punya banyak hal penting yang harus dilakukan pada musim dingin ini. Banyak yang harus diperbaiki, dikembalikan, diselesaikan, disembuhkan, dibangun, dan didapat,” katanya saat pidato pelantikan di Capitol.

Dalam sambutannya, Biden menekankan kesatuan tujuan dan mengajak rakyat Amerika melihat satu sama lain bukan sebagai musuh, tetapi sebagai tetangga. Dia juga memohon kepada rakyatnya dan para pemimpin untuk menghentikan teriakan dan mendinginkan kondisi.

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Biden mengatakan, Presiden Biden akan segera memutar balik kebijakan Trump yang sangat tidak manusiawi dan tidak mencerminkan nilai-nilai bangsaa.

Sementara itu, CNN International melaporkan dia juga akan menghentikan keluarnya AS dari WHO dan menjadikan ahli penyakit menular pemerintah, Anthony Fauci sebagai delegasinya.

Adapun kebijakan pertamanya adalah menerapkan penggunaan masker di wilayah gedung federal, sebuah langkah yang bertolak belakang dengan Trump yang meremehkan virus corona.

Biden juga menunjuk koordinator tanggap virus corona untuk mengawasi upaya Gedung Putih dalam mendistribusikan vaksin dan pasokan medis. (ATN)

Tags: Amerika SerikatJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.