• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

JPFA Group Kolaborasi Perusahaan Belanda Dirikan Pusat Pembiakan Udang di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
JPFA Group Kolaborasi Perusahaan Belanda Dirikan Pusat Pembiakan Udang di Indonesia

Komoditi Udang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melalui melalui anak usahanya PT Suri Tani Pemuka (STP) sepakat berkolaborasi dengan perusahaan Belanda, Hendrix Genetics Aquaculture BV untuk mendirikan pusat pembiakan induk (Broodstock Multiplication Centre/BMC) udang di Indonesia.

Kedua pihakpun telah menandatangani kesepakatan usaha patungan (joint venture).

“PT STP akan memegang 49 persen saham di perusahaan patungan ini,” kata Maya Pradjono Sekretaris Perusahaan Japfa Comfeed, dikutip dari keterbukaan informasi, Minggu (11/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Maya mengungkapkan, modal awal untuk perusahaan patungan ini senilai Rp20 miliar. Dengan kepemilikan sebesar 49 persen, PT STP akan mengeluarkan dana sekitar Rp9,8 miliar dan HGA dengan kepemilikan 51 persen senilai Rp10,2 miliar.

Selain itu, PT STP juga akan membangun dan memiliki pusat pembiakan induk udang tersebut senilai Rp33,5 miliar. Nantinya, BMC itu akan disewakan kepada perusahaan patungan ini selama 10 tahun pertama dengan harga pasar. PT STP pun memiliki opsi untuk membeli BMC tersebut dengan harga pasar.

Menurut Maya, sumber pendanaan untuk perusahaan patungan ini akan diambil PT STP dari kas internal dan/atau pinjaman bank.

“Transaksi ini diharapkan tidak memberikan dampak material terhadap nilai aset berwujud bersih konsolidasi per saham dan laba konsolidasi per saham perseroan (JPFA) untuk tahun buku berjalan,” terang Maya.

PT STP memiliki lini usaha di bidang produksi pakan ikan dan udang, pembenihan dan pembesaran ikan dan udang, serta pengolahan produk ikan dan udang.

Sedangkan Hendrix Genetics Aquaculture BV atau HGA merupakan entitas induk dari unit bisnis Aqua Genetics dari Hendrix Genetics Group.

HG Group dikenal sebagai pemasok utama indukan udang bebas patogen yang khusus dikembangkan secara genetik untuk industri udang Indonesia. (ATN)

Tags: Budidaya UdangHendrix Genetics Aquaculture BVJapfa Comfeed IndonesiaJPFA
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.