• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Kapuas Prima Coal (ZINC) Cetak Laba Bersih Rp64,6 Miliar di Kuartal I/2021 

Didorong Penjualan Konsentrat Seng dan Perak

by Redaksi Asiatoday
June 22, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tumbuh 17,3 Persen, Kapuas Prima Coal Raih Pendapatan Rp885,1 Miliar

Aktivitas tambang PT Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Kapuas Prima Coal Tbk (“ZINC”), emiten yang bergerak di bidang pertambangan bijih besi (Fe) dan Galena di Indonesia, membukukan pertumbuhan kinerja pada Kuartal I-2021. Hingga akhir Maret 2021, ZINC berhasil mencatat penjualan sebesar Rp228,4 miliar, atau naik 36,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp166,7 miliar.

Sementara laba kotor naik 124,5 persen menjadi Rp113,2 miliar, dan laba bersih melesat 304,4 persen menjadi Rp64,6 miliar dari Rp15,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Padli Noor selaku Direktur Independen ZINC mengungkapkan, mengatakan bahwa pencapaian tersebut tak lepas dari hasil peningkatan kapasitas produksi yang sudah mulai dijalankan sejak akhir tahun 2020, serta tren peningkatan harga komoditas yang terus berlanjut hingga pertengahan tahun 2021 ini.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

“Hingga Kuartal I-2021, ZINC memproduksi ore sebesar 126.000 ton, meningkat 57,5 persen jika dibandingkan dengan produksi ore pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar 80.000 ton. Kami bersyukur berhasil melewati kuartal pertama di tahun ini dengan hasil yang memuaskan. Melihat tren kenaikan harga komoditas dan permintaan untuk konsentrat yang masih tinggi, kami optimis hingga akhir tahun dapat mempertahankan kinerja yang positif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (Selasa (22/6/2021).

Realisasi kinerja yang positif selama Kuartal I-2021, ditunjukan oleh peningkatan penjualan komoditas yang diproduksi oleh ZINC. Tercatat, per Maret 2021 penjualan konsentrat seng sebesar Rp108,6 miliar, atau naik 35,6 persen dari Rp80 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya (YoY).

Penjualan komoditas perak tumbuh 19,5 persen (YoY) dari Rp36,6 miliar menjadi Rp43,8 miliar. Sementara itu, penjualan konsentrat timbal mengalami penurunan sebesar 13,8 persen (YoY) menjadi Rp39,2 miliar dari Rp45,5 miliar, dan penjualan bijih besi mengalami penurunan 12,5 persen (YoY) menjadi Rp3,9 miliar. Namun demikian, ZINC memperoleh tambahan penjualan dari konsentrat besi sebesar Rp32,7 miliar pada Kuartal I-2021.

Sebelumnya, ZINC menetapkan target penjualan di tahun 2021 mencapai Rp1,2 triliun. ZINC optimis kinerja positif pada kuartal pertama ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun, seiring dengan strategi yang dijalankan yaitu meningkatkan kapasitas produksi sebesar 20-30 persen mencapai 564.000 ton konsentrat.

“Kami optimis target tersebut dapat direalisasikan seiring dengan perbaikan ekonomi dan industri manufaktur, dan didukung oleh tingginya permintaan konsentrat dari berbagai negara, dimana hingga saat ini ZINC telah mengantongi kontrak penjualan konsentrat mencapai setengah kuota ekspor yang dimiliki membuat permintaan akan konsentrat terus meningkat,” ujar Padli.

Sebagai informasi, ZINC memperoleh kuota ekspor sebesar 46.000 ton konsentrat seng dan 17.500 ton konsentrat timbal untuk tahun 2021. Sejalan dengan upaya peningkatan kinerja di tahun ini, ZINC telah merampungkan pembangunan pemurnian timbal pertama di Indonesia yang berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

“Direncanakan smelter timbal akan memasuki tahap commissioning, dan bias beroperasi secara komersil pada Kuartal III-2021 ini. Diharapkan dengan mulai beroperasinya smelter timbal tersebut, dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja ZINC ke depan,” tutup Padli. (AT Network)

Tags: Industri TambangKapuas Prima CoalZINC
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.