• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kasus Covid-19 Meledak Lagi di Iran, Lebih 3000 Orang Terinfeksi dalam Sehari

by Redaksi Asiatoday
June 4, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Iran Berangsur Pulih dari Covid-19, Masyarakat Mulai Bekerja Kembali

Aktivitas masyarakat di Iran. Ist

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Pemerintah Iran menyangkan warganya yang mengabaikan aturan jarak sosial. Laporan terakhir menyebutkan lebih dari 3.000 terinfeksi Covid-19 dalam gelombang puncak kedua.

“Fakta bahwa orang menjadi benar-benar ceroboh tentang penyakit ini sangat memprihatinkan,” kata Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki melansir ISNA, Selasa (2/6/2020) waktu setempat.

“Mereka entah memiliki kepercayaan total pada kita atau mengira virus corona telah hilang. Yang terakhir ini tidak benar sama sekali,” sambungnya.

RelatedPosts

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Pernyataannya itu disampaikan setelah Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour mengatakan, 3.117 kasus baru dikonfirmasi di Iran dalam 24 jam terakhir. Sehingga, jumlah kasus keseluruhan menjadi 157.562.

Infeksi berada pada lintasan yang meningkat di republik Islam itu sejak mencapai level terendah hampir dua bulan pada 2 Mei. Infeksi mereka mencapai titik tertinggi pada 30 Maret setelah mencapai 3.186.

Jahanpour mengatakan virus itu telah merenggut 64 nyawa lain dalam satu hari terakhir, meningkatkan jumlah kematian keseluruhan menjadi 7.942.

Beban kasus terbaru mendekati jumlah harian tertinggi untuk COVID-19 yang paling mematikan di Timur Tengah.

Pemerintah Iran sudah sebagian besar mencabut pembatasan yang diberlakukan untuk membendung wabah yang pertama kali muncul pada pertengahan Februari.

Para ahli baik di dalam maupun luar negeri telah menyuarakan skeptis tentang angka resmi Iran, mengatakan jumlah sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19IranTeheran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.