• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kaum LGBT tidak Diakui di Malaysia

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kaum LGBT tidak Diakui di Malaysia 1

Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim. Ist

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim memastikan, kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), konsep negara sekuler dan ideologi komunis, tidak akan pernah diakui.

Menurut Anwar, persoalan tersebut diangkat oleh pihak tertentu untuk menyebarkan kebohongan.

“Terkadang para politikus ini akan mengatakan bahwa jika Anwar menjadi perdana menteri, Islam akan hancur, sekularisme dan komunisme akan mendapatkan pijakan, dan LGBT akan diakui. Ini khayalan. Tentu tidak akan terjadi dan insya Allah di bawah pemerintahan saya ini tidak akan terjadi,” ujarnya, seperti dilansir Bernama, Minggu (8/1/2023).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Hal itu dikatakan Anwar saat ditanya tentang tudingan yang menggambarkan dirinya sebagai pemimpin yang menjalankan pemerintahan diktator. Dia juga menanggapi soal klaim kesepakatan kerja sama antara Pakatan Harapan (PH) dan koalisi pendukung pembentukan pemerintahan Pemerintah Persatuan dipalsukan karena pemerintahannya tidak kuat.

Anwar mengatakan, hal itu dilakukan karena mayoritas yang diperoleh saat itu terlalu sempit. Namun, untuk membuktikan bahwa dia mendapat dukungan, Anwar mengajukan mosi tidak percaya di parlemen tahun lalu setelah ditentang oleh oposisi yang mempertanyakan legitimasinya.

“Mosi mosi percaya ini ditentang oleh oposisi. Mereka mengatakan Anwar tidak memiliki dukungan… dan dalam sistem demokrasi, cara terbaik untuk membuktikan adalah melalui mosi percaya atau mosi tidak percaya yang tidak diajukan. Jadi, saya mengajukan ini (mosi) dan Alhamdulillah kami mendapat dukungan kuat. Jadi, pertanyaan saya di mana diktator? Apakah saya melanggar hukum?” kata dia.

Pada hari pertama sidang, legitimasi Anwar sebagai perdana menteri ke-10 terbukti ketika mosi percaya yang diajukan oleh Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Fadillah Yusof disahkan dengan suara yang lebih banyak suara yang mendukung.

Disinggung soal gugatan yang dia ajukan terhadap beberapa orang, Anwar menganggap itu merupakan tuduhan mereka untuk merusak wibawanya sebagai pemimpin.

Sejak diambil sumpah jabatannya sebagai Perdana Menteri pada 24 November tahun lalu, Anwar telah mengajukan tuntutan hukum terhadap beberapa orang, termasuk ketua Perikatan Nasional Tan Sri Muhyiddin Yassin karena membuat tuduhan palsu terhadapnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Anwar IbrahimLGBTMalaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.