• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kawasan Industri Batang dan Subang Dirancang Jadi Basis Investasi Global Hi-Tech

by Redaksi Asiatoday
August 18, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kawasan Industri Batang dan Subang Dirancang Jadi Basis Investasi Global Hi-Tech

Presiden Jokowi saat memastikan kesiapan lahan Kawasan Industri Batang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kawasan industri Batang dan Subang dirancang untuk menjadi kawasan yang diperuntukkan bagi investor luar negeri yang ingin merelokasi investasinya ke Indonesia, atau juga bagi pengusaha lokal yang siap membangun pabrik.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, kawasan tersebut nantinya akan jadi pusat investasi berteknologi tinggi (high level technology) atau sering disebut hi-tech). Artinya, investasi tersebut harus bisa memperbaiki supply chain atau rantai pasok di Indonesia.

“Kawasan industri Batang dan Subang kita prioritaskan untuk pemindahan investasi dari luar negeri yang hi-tech dan memperbaiki supply chain,” kata Erick saat bertemu dengan Kadin Indonesia, Minggu (16/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Erick menegaskan, Indonesia memiliki dua kekuatan besar baik sebagai pasar maupun sumber daya alam (SDA) yang melimpah.

Namun, di sisi lainnya ada dua hal yang dinilai masih kurang dalam memaksimalkan potensi SDA yang dimiliki yakni mengenai logistik dan inovasi. Keduanya berhubungan dengan supply chain.

“Ini ada hubungannya dengan supply chain dan ke depan kita harus kurangi yang namanya impor. Inilah fungsinya kawasan Batang dan Subang,” ujar Erick.

Di kawasan tersebut, pemerintah berencana memberikan kemudahan bagi investor atau pengusaha yang berniat untuk berinvestasi dengan membangun pabrik. Kemudahan yang akan diberikan berupa keringanan untuk tidak perlu melakukan pembebasan tanah.

Erick mengatakan ada 40 ribu hektare lahan di Batang dan 1.600 hektare lahan di Subang yang bisa digunakan menjadi kawasan industri. Lahan-lahan tersebut adalah milik PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN.

“Jadi investor tidak perlu lagi sibuk membebaskan tanah, tinggal masuk, airnya disiapkan, tanahnya tidak perlu beli. Ini terobosan yang dilakukan Bapak Presiden,” imbuhnya.

Karena itu kata Erick, pemerintah meminta waktu untuk menyinkronisasi kebijakan tersebut dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar nantinya tidak dianggap menimbulkan moral hazard atau kerugian negara.

“Berikan kami waktu agar tidak disebut sebagai kerugian negara,” tandasnya. (ATN)

Tags: BUMNErick ThohirKawasan Industri Terpadu BatangSubang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.