• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kecelakaan Pesawat di Indonesia: Sriwijaya Air Diduga Jatuh di Laut

by Redaksi Asiatoday
January 9, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Libur Imlek, Sriwijaya Air Hadirkan Extra Flight  

Maskapai Sriwijaya Air. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kecelakaan pesawat penerbangan komersial kembali terjadi di Indonesia.

Kementerian Perhubungan mengonfirmasi pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak hilang kontak, sesaat setelah lepas landas dari Bandara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan call sign SJY 182 itu terakhir kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di laut, disekitar perairan Kepulauan Seribu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kabar tersebut. “Saat ini kami sedang melakukan investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan KNKT,” katanya saat konferensi pers, Sabtu (9/1/2021).

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Berdasarkan informasi disitus flightradar24.com, pesawat Sriwijaya Air  itu lepas landas sekitar pukul 14.30 WIB.

Hanya 10 menit berselang, pesawat sempat berada di ketinggian 10.900 kaki sebelum akhirnya mengalami penurunan ketinggian secara drastis dalam waktu satu menit.

Data terakhir yang tercatat di flightradar24.com  menunjukkan bahwa pesawat SJ182 terakhir terlihat di ketinggian 250 kaki. Lokasi terakhir pesawat itu berada di perairan Laut Jawa di atas Provinsi Banten.

Berdasarkan laporan tim Basarnas, bahwa signal Distres JATC Pesawat milik Sriwijaya (SJ182) PK-CLC.
Lost contact 14.47 Jkt-Ptk (14.36 – 15.44 WIB), disekitar pulau laki dan pulau lancang, Kepulauan Seribu.

Tim SAR gabungan TNI dan Polri masih mendalami informasi dari nelayan setempat yang diduga melihat adanya benda jatuh di laut sekitar perairan pulau lancang dan pulau laki.

Pasalnya, serpihan pesawat diduga Sriwijaya Air ditemukan di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

“Nelayan mendengar suara ledakan dikira suara petir. Sekitar jam 12 ada ditemukan serpihan-serpihan dari daging. Ada avtur dari dalam. Di situ kedalaman perairan mencapai 15-16 meter,” kata Komandan Kapal Trisula Kapten Eko.

Sementara itu, manajemen Sriwijaya Air mengungkapkan sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait, guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak.

Manajemen masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya. (ATN)

Tags: Kecelakaan PesawatSriwijaya Air
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.