• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kejar Target Zero Emisi, Komisi Uni Eropa Fokus Kebijakan Investasi Hijau

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gugat Indonesia ke WTO, UE Ingin Hapus Inkonsistensi Aturan Ekspor Nikel

Markas besar Uni Eropa. ist

ASIATODAY.ID, SLOVERNIA – Komisi Uni Eropa (UE) semakin tegas dalam menjalankan kebijakan ekonomi berkelanjutan (green economy).

Gagasan untuk mengecualikan investasi hijau dari perhitungan defisit anggaran akan menjadi salah satu poin penting yang akan dibahas saat revisi anggaran kawasan ini.

Gagasan tersebut akan membantu kawasan tersebut mencegah perubahan iklim guna mendukung ambisi Uni Eropa untuk mencapai target nol emisi rumah kaca pada tahun 2050.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Pengecualian investasi pada proyek-proyek berwawasan Environmental, Social and Governance (ESG) dijuluki pejabat Uni Eropa sebagai aturan emas.

“Jelas, pertanyaan tentang aturan emas, dalam satu atau lain cara, akan menjadi bagian dari diskusi kerangka fiskal Uni Eropa,” kata Wakil Presiden Komisi Eropa Valdis Dombrovskis pada wartawan dalam pertemuan Menteri Keuangan UE sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (12/9/2021).

Selama pertemuan puncak dua hari, para menteri keuangan dari blok 27 negara itu telah memperdebatkan bagaimana mengubah aturan anggaran agar lebih sesuai dengan realitas ekonomi yang berubah begitu aturan anggaran UE kembali diberlakukan pada  tahun 2023 setelah ditangguhkan hingga 2022.

Menteri Keuangan Prancis Bruno le Maire mengatakan gagasan pembebasan investasi hijau layak didiskusikan karena akan membantu menghasilkan dana yang sangat besar yang dibutuhkan untuk mengubah ekonomi mereka selama tahun-tahun mendatang.

Menteri Keuangan Austria Gernot Bluemel, menyatakan keprihatinan tentang bagaimana aturan seperti itu dapat diterapkan dalam praktik, mengingat kesulitan dalam mendefinisikan secara tepat apa yang dimaksud dengan investasi hijau.

“Dari sudut pandang ekonomi, ilmiah, itu masuk akal. Tetapi saya telah berulang kali melihat di masa lalu bahwa pengecualian seperti itu dalam praktik penganggaran sering digunakan sebagai alasan ketika kemauan politik kurang untuk mematuhi aturan. Dan tentu saja itu seharusnya tidak. Mekanisme harus dibangun untuk memastikan bahwa mereka tidak disalahgunakan,” katanya.

Gagasan pengecualian untuk investasi hijau dipresentasikan lembaga pemikir Bruegel dalam sebuah makalah yang ditugaskan para menteri.

Makalah ini juga menilai persyaratan Komisi Uni Eropa bagi pemerintah negara anggota memotong utang publik setiap tahun seperdua puluh dari kelebihan lebih dari 60 persen dari PDB terlalu ambisius dalam ekonomi pasca-pandemi. (ATN)

Tags: Green InvestmenInvestasi HijauPerubahan IklimUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.