ASIATODAY.ID, TAIPEI – Amerika Serikat (AS) dan Taiwan menyepakati kerja sama di bidang kesehatan, yang bertujuan untuk mengembangkan keamanan kesehatan global, pengontrolan penyakit menular, dan pengembangan vaksin.
Kesepakatan kedua pihak tersebut ditandantangani oleh Direktur American Institute in Taiwan (AIT), Brent Christensen, dan Ketua Taiwan Concil for US Affairs (TCUSA), Yang Jen-ni, pada tanggal 10 Agustus 2020.
Penandatanganan MOU tersebut turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat, Alex Azar, dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, Chen Shih-chung.
Alex Azar mengatakan MOU kerja sama ini merupakan sebuah peresmian atas kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun dari Kementerian Kesehatan kedua belah pihak.
Sementara itu, Chen Shih-chung mengatakan bahwa penandatanganan MOU tersebut adalah sebuah terobosan di bidang kerja sama medis antara Taiwan-AS, dan sebuah lembaran baru dalam hubungan Taiwan-AS.
Dalam keterangan tertulis Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW) yang diterima Rabu (12/8/2020), MOU kerja sama ini adalah MOU pertama yang ditandatangani oleh Kementerian Kesehatan Taiwan dan AS, meskipun keduanya telah menjalin hubungan kerja sama selama lebih dari dua dekade, khususnya di bidang penanganan penyakit menular dan penelitian vaksin.
Penandatanganan MOU ini akan membawa hubungan kerja sama Taiwan-AS ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu kerja sama antar lembaga kementerian, dengan area kerja sama yang lebih luas, seperti keamanan kesehatan global, kesehatan digital, dan lain-lain.
Kerja sama di bawah kerangka MOU ini akan dilakukan melalui proyek iptek dan penelitian, pertukaran petugas profesional, pelatihan, rapat konsultasi, serta pengadaan workshop dan konferensi.
AIT mengatakan MOU tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Taiwan dan AS, serta mendorong keamanan kesehatan global. (AT Network)
