• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Konferensi Asia Afrika Buka Potensi Kerja Sama Indonesia-Ethiopia

by Redaksi Asiatoday
August 26, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konferensi Asia Afrika Buka Potensi Kerja Sama Indonesia-Ethiopia

Peringatan Konferensi Asia Afrika, Bandung Indonesia 2015. Dok

ASIATODAY.ID, BANDUNG – Indonesia dan Afrika memiliki hubungan yang dekat dan sangat penting, dimulai sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955. Namun, kedekatan hubungan itu perlu di promosikan lebih luas kepada masyarakat Afrika, karena banyak orang Afrika terutama kalangan generasi muda yang belum mengerti tentang KAA.

Hubungan dekat itu belum begitu terasa. Banyak juga yang tidak tahu tentang potensi kerja sama yang begitu besar antara Indonesia dan negara-negara Afrika, terutama di bidang ekonomi dan sosial budaya.

Hal itu dikatakan oleh Kalewongel Tesfaye setelah berkunjung ke Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) di Bandung, Sabtu 24 Agustus. Di Museum KAA, Kalewongel yang juga founder Ethiopia-Indonesia Youth Association (EIYA) itu diterima oleh Prima, staf MKAA yang sekaligus menjelaskan makna KAA bagi bangsa-bangsa Asia dan Afrika. EIYA diluncurkan pada 11 Juni 2019 di KBRI Addis Ababa oleh pemuda Ethiopia tersebut, bersama-sama dengan pemuda Indonesia yaitu Kevin, Fathie dan Bryan disaksikan oleh Duta Besar RI, Al Busyra Basnur.

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

“Oleh karena itu, kami bertekad akan mempromosikan dan mengobarkan semangat Bandung 1955 itu di negara-negara Afrika, khususnya di Ethiopia, untuk diterjemahkan dalam bentuk kerjasama riel antar bangsa dan negara dibidang ekonomi dan sosial budaya,” kata Kalewongel yang juga CEO Youth to Youth, organisasi pemuda terkemuka di Ethiopia, dalam keterangan tertulis KBRI Addis Ababa, yang diterima asiatoday.id, Minggu (25/82019).

“Apalagi, setelah menghadiri Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) di Bali, kami melihat begitu banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh Indonesia dan Afrika untuk kemajuan bangsa-bangsa dunia,” tambah Kalewongel.

Kalewongel beserta temannya Sileshi Sals Umer, CEO Safe Light juga organisasi pemuda terkemuka di Ethiopia, berkunjung ke MKAA Bandung setelah keduanya menghadiri IAID di Bali 20-21 Agustus 2019 atas undangan KBRI Addis Ababa. IAID 2019 adalah forum pertemuan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Afrika, dan sebagai tindak lanjut Indonesia Africa Forum (IAF) yang diselenggarakan di Bali, April 2018.

“Kalewongel dan Sileshi sengaja kita undang ke Indonesia karena keduanya adalah tokoh pemuda kreatif dan wirausaha muda Ethiopia yang memiliki perhatian besar untuk memajukan hubungan Indonesia-Ethiopia. Organisasi mereka memiliki anggota hampir 10.000 orang pemuda yang tersebar di Ethiopia,” kata Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika berkedudukan di Addis Ababa yang juga menghadiri IAID 2019 di Bali.(AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia Afrika Infrastructure DialogKonferensi Asia AfrikaTaman Asia Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.