• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

KTT G7: Perdana Menteri India Serukan Reformasi PBB

by Redaksi Asiatoday
May 23, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KTT G7: Perdana Menteri India Serukan Reformasi PBB

Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri India, Narendra Modi secara tegas menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) direformasi untuk mencerminkan realitas saat ini.

“Mengapa PBB, yang dimulai dengan gagasan untuk membangun perdamaian, tidak berhasil mencegah konflik hari ini?” kata Modi kepada para pemimpin G7 di forum KTT G7 Hiroshima pada Minggu (21/5/2023).

“Lembaga yang diciptakan pada abad terakhir tidak sejalan dengan sistem abad ke-21.Oleh karena itu reformasi perlu dilakukan di lembaga-lembaga besar seperti PBB,” ujarnya, dikutip dari Russia Today.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

“Mereka juga harus menjadi suara Global South. Jika tidak, kami hanya akan terus berbicara tentang mengakhiri konflik. PBB dan Dewan Keamanan akan tetap menjadi tempat pembicaraan,” sambungnya.

Dewan Keamanan terdiri dari 15 anggota, sepuluh di antaranya menjabat selama dua tahun di badan tersebut dan tidak dapat memveto resolusi.

Dibentuk pada tahun 1945, Dewan Keamanan dapat memberlakukan sanksi, mengesahkan aksi militer, dan merujuk kasus ke Pengadilan Kriminal Internasional, tetapi hanya dengan persetujuan bulat dari lima anggota tetap.

Kelima negara ini yakni Amerika Serikat (AS), Inggris, China, Prancis, dan Rusia adalah negara pertama yang memperoleh senjata nuklir, dan sistem veto serta kebuntuan yang diakibatkannya sebagian besar dirancang untuk mencegah mereka terlibat dalam perang nuklir satu sama lain.

India sejak memperoleh senjata atomnya sendiri, dan bersama dengan Brasil, Jerman, Jepang, Kenya, Meksiko, Nigeria, dan Afrika Selatan, dianggap sebagai kandidat utama untuk bergabung dengan Dewan Keamanan yang diperluas sebagai anggota tetap.

Rusia telah mengadvokasi Dewan Keamanan yang lebih beragam selama bertahun-tahun, dengan perwakilan tetap Moskow untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengatakan kepada dewan tersebut tahun lalu bahwa “demokratisasi hanya dapat dilakukan melalui peningkatan perwakilan negara-negara Afrika, Asia, dan Amerika Latin.”

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menggemakan seruan Modi untuk reformasi pada Minggu, mengatakan kepada wartawan bahwa dia mendukung reformasi Dewan Keamanan untuk mencerminkan “realitas dunia saat ini” dengan lebih baik. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: IndiaUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.