• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lawan Aneksasi Palestina, Pertempuran Pecah antara Pasukan Hamas dan Israel

by Redaksi Asiatoday
June 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lawan Aneksasi Palestina, Pertempuran Pecah antara Pasukan Hamas dan Israel

Warga Palestina berupaya menyelamatkan diri dari gempuran pasukan Israel. Ist

ASIATODAY.ID, TEL AVIV – Militer Israel melancarkan serangan via darat dan udara terhadap kelompok Hamas di Jalur Gaza yang menentang rencana aneksasi Tepi Barat Palestina.

Israel mengklaim itu merupakan serangan balasan usai Hamas meluncurkan sebuah roket ke wilayahnya.

Aksi saling serang ini sebagai imbas perselisihan atas rencana Israel menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat, Palestina.

RelatedPosts

30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Menurut Israel, peluncuran sebuah roket dari Jalur Gaza ini merupakan kali pertama dalam sebulan lalu.

“Pesawat jet menghantam beberapa infrastruktur Hamas, sedangkan tank menembak sejumlah pos militer,” kata militer Israel, dikutip dari CGTN, Selasa (16/6/2020).

Beberapa sumber dari otoritas keamanan Palestina mengonfirmasi bahwa serangan Israel telah mengenai sejumlah infrastruktur Hamas.

Sebelumnya pada Senin kemarin, pejabat senior Hamas Salah al-Bardawil menggelar sebuah konferensi pers terkait rencana pencaplokan Israel.

“Kami menyerukan agar proyek aneksasi tersebut dihadapi dengan berbagai bentuk perlawanan,” tegas Salah.

“Kami menyerukan kepada semua masyarakat untuk mengubah masa sulit ini menjadi sebuah kesempatan untuk mengembalikan proyek Palestina ke jalur yang benar,” sambungnya.

Perpecahan mendalam masih berlangsung antara Hamas di Jalur Gaza dan Otoritas Palestina (PA) di kota Ramallah, Tepi Barat. Namun karena Hamas dan PA sama-sama menentang rencana aneksasi Israel, Salah menyerukan adanya “persatuan politik” di kalangan masyarakat Palestina.

“Tiap-tiap warga Palestina memiliki tugas untuk melawan agresi di tanah kita,” sebut Salah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berencana memulai proyek aneksasi di Tepi Barat pada 1 Juli mendatang. Komunitas global menentang rencana tersebut, yang dikhawatirkan akan memicu bentrokan berdarah yang paling mengerikan. (ATN)

Tags: HamasIsraelPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • 30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance
  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.