• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lawan China, Jepang dan Vietnam Sepakati Kerjasama Pertahanan

by Redaksi Asiatoday
September 12, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lawan China, Jepang dan Vietnam Sepakati Kerjasama Pertahanan

Negara Jepang dan Vietnam. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jepang dan Vietnam sepakat menjalin kerjasama pertahanan sebagai upaya melawan pengaruh China.

Dengan kerjasama tersebut, Jepang dapat memberikan peralatan dan teknologi pertahanan ke Vietnam sebagaimana yang tertuang dalam perjanjian yang ditandatangani kedua pihak, pada Sabtu (11/9/2021).

Kedua negara meningkatkan kerja sama militer mereka di tengah kekhawatiran tentang pengaruh militer China yang semakin besar.

RelatedPosts

Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan kesepakatan itu meningkatkan kemitraan pertahanan mereka “ke tingkat yang baru”.

Jepang dan Vietnam berencana untuk memperdalam hubungan pertahanan melalui latihan bersama multinasional dan cara lain.

“Rincian tentang transfer peralatan khusus, termasuk kapal angkatan laut, akan dibahas dalam pembicaraan berikutnya,” kata kementerian itu.

Pertemuan Kishi dengan Menteri Pertahanan Vietnam, Phan Van Giang, di Hanoi bertepatan dengan kunjungan dua hari ke ibu kota Vietnam oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Dia mengakhiri kunjungannya dengan mengatakan China berencana untuk menyumbangkan 3 juta dosis vaksin virus corona ke Vietnam.

Kesepakatan itu muncul dua minggu setelah Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris melakukan perjalanan ke Vietnam untuk memperkuat hubungan dengan negara Asia Tenggara itu. Selama tur, Harris mendesak negara-negara untuk melawan “intimidasi” oleh China di Laut China Selatan.

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan Kishi dan Giang sepakat tentang pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan penerbangan di kawasan Indo-Pasifik, serta kerjasama di berbagai bidang pertahanan termasuk keamanan siber.

Secara teratur, Tokyo memprotes kehadiran penjaga pantai China di dekat pulau Senkaku yang dikuasai Jepang, yang juga diklaim dan disebut oleh China sebagai Diaoyu.

Para pejabat Jepang mengatakan kapal-kapal China secara rutin melanggar perairan teritorial Jepang di sekitar pulau-pulau itu, terkadang mengancam kapal-kapal penangkap ikan.

Selama pembicaraan, Kishi menyatakan penolakan kuat Jepang terhadap “setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan paksaan atau aktivitas apa pun yang meningkatkan ketegangan,” merujuk pada aktivitas China yang semakin tegas di Laut China Timur dan Selatan, tetapi tanpa mengidentifikasi nama negara mana pun. (AP)

Tags: Indo PasifikLaut China Timur
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.