• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Libur Idul Fitri, Turki Lockdown 4 Hari

by Redaksi Asiatoday
May 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Turki Nyatakan Misi Penanganan Covid-19 Selesai

Negeri Turki. Ist

ASIATODAY.ID, ANKARA – Turki memberlakukan lockdown selama 4 hari untuk liburan Idulfitri. Langkah ini diambil pemerintah untuk mengurangi penyebaran coronavirus (covid-19) yang kini menewaskan lebih dari 4.200 orang di negara itu.

Melansir Aljazeera, Minggu (24/5/2020), jam malam diberlakukan di 81 provinsi Turki pada tengah malam mulai dari Jumat kemarin, sehari sebelum akhir bulan puasa Ramadan.

Pasar, toko kelontong, pedagang sayur, dan tukang daging bisa terus beroperasi dari pukul 10.00 hingga 17.00 pada Sabtu kemarin. Namun hari ini, semua akan tutup hingga 26 Mei mendatang.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Namun, toko roti akan tetap buka selama kuncian empat hari tersebut.

Perayaan Idulfitri tahun ini di Turki sangat dibatasi. Masyarakat dilarang menghadiri pertemuan besar dan pesta bersama, atau mengunjungi keluarga dan teman-teman.

Para jemaah juga tidak bisa mengikuti salat di masjid, terlebih kegiatan ibadah berjamaah telah ditangguhkan sejak 16 Maret di sana. Namun, secara bertahap kegiatan ibadah ini bisa dibuka kembali pekan depan.

Presien Turki Recep Tayyip Erdogan mengisyaratkan pelonggaran pembatasan setelah Idulfitri.

“Akan ada sanksi keras bagi orang-orang yang tidak mematuhi peraturan jaga jarak fisik,” kata Erdogan.

Ini pertama kalinya penguncian ketat secara nasional di Turki sejak kasus virus corona (covid-19) pertama kali diumumkan pada 11 Maret lalu di negara itu. Namun, mereka menggunakan jam malam akhir pekan di beberapa provinsi.

Para kritikus mengatakan perintah pembatasan gerakan sebagian sebelumnya tidak terorganisir dengan baik dan tidak efektif. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19Idul Fitri 2020Turki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.