• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lumbung Beras Dunia ada di Asia, Indonesia Peringkat Ketiga

by Redaksi Asiatoday
August 29, 2020
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Asia Butuh Investasi US$800 Miliar Agar Mencapai Kemandirian Pangan

Petani Padi sawah di Indonesia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Benua Asia menjadi penopang kehidupan manusia di planet bumi. Pasalnya, Asia menjadi lumbung dan produsen beras terbesar di dunia.

Lebih dari 3,5 miliar populasi dunia menganggap beras sebagai makanan pokok yang berarti setidaknya setengah dari warga dunia rutin mengkonsumsi beras. 

Indonesia pun tercatat sebagai salah satu negara di Asia yang turut menjadi lumbung beras.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Berikut deretan negara di Asia penghasil beras terbesar di dunia

(1) China

China tercatat sebagai negara penghasil beras terbesar di dunia. Produksi beras memainkan peran penting dalam perekonomian nasional negeri itu.

China menghasilkan hampir 30 persen dari total produksi beras di dunia. China menghasilkan hampir 214.430.049 ton beras setiap tahun berasal lebih dari 30,35 juta hectare penanaman padi. 

China juga merupakan negara terkemuka di dunia dalam produksi beras hibrida. Hasil beras hibrida sekitar 15 hingga 20 persen lebih tinggi dari beras konvensional.

(2) India

India tercatat sebagai negara kedua penghasil beras terbesar di dunia. Hampir 65 persen orang India mengkonsumsi nasi dan banyak dari mereka terkait dengan produksi beras. 

Hampir 50 juta rumah tangga di India bergantung pada produksi beras dan itu adalah sumber pendapatan utama mereka. Negeri itu menghasilkan hampir 168.500.000 ton beras dalam setahun yang berasal dari lebih 43,20 juta hektare untuk penanaman padi.

  1. Indonesia

Indonesia tercatat sebagai negara ketiga penghasil beras terbesar di dunia. Konsumsi beras di Indonesia sekitar 139 kg per kapita dalam setahun. Angka konsumsi ini adalah yang tertinggi di dunia. 

Indonesia menghasilkan hampir 81.382.000 ton beras dalam setahun yang dihasilkan dari 12,16 juta hektar lahan untuk penanaman padi. Konsumsi beras giling Indonesia adalah sekitar 3,89 juta metrik ton. 

(4) Bangladesh

Bangladesh terus menggenjot pertumbuhan produksi beras karena tingginya konsumsi beras di tahun-tahun mendatang. Bangladesh menghasilkan hampir 48.980.000 ton beras dalam setahun. 

Tetangga India ini menggunakan lebih dari 12 juta ha lahan untuk penanaman padi. Hampir 2/3 penduduk Bangladesh terkait dengan pekerjaan ini dan mata pencaharian mereka sepenuhnya bergantung pada produksi beras.

(5) Vietnam

Vietnam adalah negara agraris dan ekonominya sangat bergantung pada produksi beras. Ada dua titik paling terkenal termasuk Sungai Merah utara dan Sungai Mekong selatan tempat padi ditanam di Vietnam.

Negeri ini menghasilkan hampir 52 persen dari total produksi beras di Delta Sungai Mekong. 

Vietnam juga menghasilkan hampir 42.763.682 ton beras dalam satu tahun dengan memanfaatkan lebih dari 9,65 juta hektar lahan untuk penanaman padi. Total ekspor beras Vietnam hampir 6,67 juta metrik ton per tahun.

(6) Thailand

Sebagai negara agraris, beras memiliki arti penting dalam budaya dan ekonomi Thailand. Negeri gajah putih adalah salah satu negara pengekspor utama beras di dunia.

Budidaya padi hampir mencapai 55 persen dari total luas lahan yang bisa ditanami Thailand yang menghasilkan hampir 33.383.382 ton beras pada 2017. 

Thailand menggunakan lebih dari 7,66 juta hektar lahan untuk penanaman padi. Total konsumsi beras rakyatnya adalah sekitar 119 kg per kapita per tahun.

(7) Myanmar

Myanmar sebelumnya dikenal sebagai Burma adalah negara penghasil beras terbesar ke-7 di dunia. Pada tahun 1900-an, ekspor beras negara ini hampir mencakup 3/4 bagian dari ekspor beras dunia. Namun dominasi itu turun secara signifikan setelah Perang Dunia II. 

Myanmar menghasilkan hampir 25.624.866 ton beras pada 2017 dengan menggunakan lebih dari 6,80 juta ha lahan untuk penanaman padi. Konsumsi beras tahunan per kapita per tahun hampir mencapai 510 kg.

(8) Filipina

Filipina adalah negara kepulauan yang terkenal dengan produksi beras. Namun begitu, negeri ini juga mengimpor beras dari negara lain. 

Filipina menghasilkan hampir 19.276.347 ton beras dalam setahun yang dihasilkan dari lebih 4,50 juta ha lahan untuk penanaman padi. Konsumsi beras di Filipina hampir 128 kg per kapita per tahun

(9 Jepang

Sekitar 85 persen dari 2,3 juta pertanian di Jepang menanam padi setiap tahun. Rata-rata luas sawah petani Jepang sangat kecil dan produksi beras sangat mekanis. Pada 2017, volume produksi beras di Jepang mencapai sekitar 7,8 juta ton. 

Beras merupakan makanan pokok di Jepang dengan rasio kemandirian 96 persen pada 2017. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan beras dalam negeri hampir sepenuhnya dipenuhi oleh produksi beras di negara tersebut. 

(10) Pakistan

Pakistan menghasilkan hampir 11.174.700 ton beras pada 2017. Wilayah Punjab memiliki produksi beras paling banyak dibandingkan dengan provinsi lain di Pakistan.

Orang-orang di negeri ini termasuk India, Bangladesh dan Pakistan suka makan nasi setiap hari. 

Source :gardeningfan.com, worldagriculturalproduction.com, www.statista.com

Tags: Asia FoodFood EstateLumbung Pangan DuniaLumbung Pangan IndonesiaPangan Dunia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.