• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Malaysia Siap Borong 6,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca

by Redaksi Asiatoday
December 23, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kasus Menurun, Malaysia Hentikan Siaran Harian Covid-19

Negeri Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Malaysia siap borong 6,4 juta dosis vaksin dari AstraZeneca Plc. lewat fasilitas Covax. Saat ini, otoritas Malaysia sedang berdiskusi dengan Pfizer Inc. terkait opsi untuk meningkatkan pembeliannya, guna mendukung negara tersebut mengatasi pandemi Covid-19.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, rencananya dari kesepakatan tersebut Malaysia akan melipatgandakan pembelian vaksin dari perusahaan asal Inggris itu, dengan kiriman pertamanya diperkirakan baru tiba pada kuartal II/2021.

Pemerintah Malaysia juga sedang melakukan negosiasi tahap akhir dengan perusahaan vaksin asal China, Sinovac, untuk membeli 14 juta dosis, dari CanSino Biologics 3,5 juta dosis dan 6,4 juta doses dari Sputnik V milik Gamaleya Institute, Rusia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kesepakatan dengan Sinovac, Cansino, dan Gamaleya akan melibatkan perusahaan lokal yang sudah teridentifikasi mampu bekerja sama menyelesaikan proses dan menambah kapasitas produksi,” ungkap Khairy, dikutip dari Bloomberg, Rabu (23/12/2020).

Pemerintah Malaysia saat ini masih terus berjuang melakukan penanganan Covid-19 setelah adanya gelombang baru virus corona yang muncul pada September dan mengancam pemulihan ekonomi yang baru mulai bangkit.

Jumlah infeksi Covid-19 harian pada 10 Desember 2020 mencapai rekor sampai 2.234 kasus sehari setelah adanya lonjakan kasus yang terlacak di sejumlah perusahaan.

Malaysia menghabiskan setidaknya US$504 juta untuk membeli vaksin agar bisa memenuhi kebutuhan 26,5 juta jiwa, atau sekitar 80 persen dari populasinya.

Pemerintah setempat juga telah mengamankan 12,8 juta dosis vaksin dari Pfixer-BioNTech SE pada bulan lalu, dan pada Selasa (22/12/2020), telah menandatangani kesepakatan pembelian langsung ke AstraZeneca sebanyak 6,4 juta dosis.

Saat ini, Malaysia masih melakukan negosiasi dengan Pfizer terkait kemungkinan untuk menambah pembeliannya hingga 20 persen dari populasi dan sedang berdialog dengan Moderna dan Johnson & Johnson.

“Saya tak akan menampik kemungkinan bahwa kami harus meningkatkan pesanan kami. Vaksin Johnson & Johnson juga disuntikkan hanya sekali. Kami lebih memilih vaksin sekali suntik. Jadi, kami masih mencari yang satu kali suntik,” imbuh Khairy. (ATN)

Tags: MalaysiaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.