• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Manifesto ASEAN Bangkitkan Optimisme dan Perdamaian di Tengah Krisis

KTT ASEAN ke-37 Hasilkan 33 Kesepakatan

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2020
in News
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Manifesto ASEAN Bangkitkan Optimisme dan Perdamaian di Tengah Krisis

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ke-37 ASEAN secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. (Foto: BPMI – Setpres)

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan KTT ASEAN ke-37 yang diikuti oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11), menghasilkan 33 dokumen kesepakatan.

Dokumen tersebut diantaranya; Ha Noi Declaration on the ASEAN Community’s Post-2025 Vision, ASEAN Comprehensive Recovery Framework, Ha Noi Declaration on Strengthening Social Network Towards Cohesive and Responsive ASEAN Community, ASEAN Declaration on Digital Tourism, Ha Noi Declaration on the Adoption of the Initiative for ASEAN Integration Work Plan 2021-2025, serta ASEAN Declaration on the ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework,  dan Narrative of ASEAN Identity.

Sejak awal pandemi, ASEAN telah melakukan upaya untuk merespons hal tersebut, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi kerja sama ekonomi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Dalam KTT kali ini, semua upaya tersebut telah membuahkan hasil, yaitu sudah tersedianya COVID-19 ASEAN Emergency Response Fund, yang sudah ada komitmen sebesar USD10 juta, antara lain dari Jepang, Korea Selatan, China, Singapura, Australia, Inggris, Swiss, dan lain-lain,” jelasnya.

Selain itu telah siap juga ASEAN Comprehensive Recovery Framework yang berisi strategi untuk mengatasi pandemi, baik melalui kerja sama antara negara ASEAN maupun dengan mitra wicara.

“Di dalam framework ini terdapat 5 strategi, yaitu enhancing health system, strengthening human security, maximising potential of intra-ASEAN market and broader economic integration, kemudian accelerating inclusive digital transformation, dan advancing toward a more sustainable and resilient future,” tambahnya.

Selain itu, ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies for Public Health Emergency juga telah siap.

“Negara ASEAN bersama-sama secara sukarela menyumbang cadangan pasokan kesehatan dengan standar WHO untuk darurat kesehatan. Negara mitra juga dapat memberikan kontribusi,” ujar Menlu.

Untuk ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework, merupakan inisiatif Indonesia untuk utamanya mengatur essential business traveller dengan protokol yang ketat untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Narrative of ASEAN Identity, juga merupakan inisiatif dari Indonesia.

“Narasi mengenai identitas ASEAN ini akan mengokohkan kebanggaan dan jati diri bangsa-bangsa ASEAN yang sekaligus akan mengokohkan the we-feeling dari ASEAN,” imbuhnya.

Dalam rangkaian pertemuan KTT ini juga akan ditandatangani RCEP (The Regional Comprehensive Economic Partnership) oleh 15 negara.

Apreasiasi Dirjen WHO

Selain para pemimpin negara-negara anggota, KTT ke-37 ASEAN ini juga dihadiri secara virtual oleh Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi.

“Dirjen WHO menghargai respons ASEAN yang dinilai efektif dengan komitmen yang tinggi dan ASEAN terbuka untuk saling belajar. Selain itu, Dirjen WHO menyambut baik berbagai inisiatif ASEAN, antara lain ASEAN Comprehensive Recovery Framework dan Regional Reserve of Medical Supplies for Public Health Emergency,” ujar Retno.

Dirjen WHO juga mengapresiasi India, Vietnam, dan Singapura yang telah bergabung dalam ACT Accelerator Facilitation Council, yang bertugas memfasilitasi ACT Accelerator melalui kepemimpinan politik dan advokasi untuk penyelesaian secara kolektif demi kepentingan dunia serta memobilisasi dana.

Sementara itu, Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi menyampaikan situasi berat yang dihadapi oleh Asia Tenggara saat pandemi, dimana pariwisata turun 71 persen, perdagangan turun 12 persen, dan FDI (foreign direct investment) turun 33 persen.

“Namun, Sekjen (ASEAN) melaporkan juga bahwa ASEAN terus bekerja keras menjaga optimisme dan kerja sama dan mencapai kemajuan, hasilnya mencapai kemajuan di tiga pilar ASEAN, baik pilar politik, pilar ekonomi, maupun pilar sosial-budaya. Ke depan, prioritas akan diberikan untuk tiga hal, yaitu menjamin fondasi recovery secara tepat; yang kedua, mengembalikan produktivitas yang lebih tinggi di kawasan; dan yang ketiga adalah terciptanya komunitas ASEAN yang lebih baik dan lebih terintegrasi.

Stabilitas Kawasan

Di dalam pertemuan KTT ASEAN ke-37 ini,  Presiden Joko Widodo juga mendorong agar ASEAN terus memainkan peran agar dapat berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Presiden menyampaikan ASEAN harus solid bekerja sama untuk terus menyampaikan prinsip-prinsip Treaty of Amity and Cooperation, serta terus menekankan penghormatan, dan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional.

“Dengan soliditas dan komitmen kuat untuk memajukan kerja sama inklusif, maka ASEAN tidak akan terjebak di antara rivalitas negara besar. Presiden mengatakan, ini bukan hal yang mudah namun dengan soliditas dan komitmen kuat, maka ASEAN akan dapat menjalankannya,” ujar Menlu.

Dalam KTT ASEAN-RRT, diungkap Retno, Presiden menyampaikan tiga hal.

Pertama, mengenai transformasi kerja sama ekonomi berbasis digital. Disampaikannya, transformasi ekonomi dari cara konvensional menuju ekonomi berbasis digital sangat krusial. Tantangan pandemi ini harus dijadikan peluang dan lompatan kemajuan, dengan cara ini ekonomi dan kesehatan dapat berjalan secara seimbang.

“Tahun 2020 merupakan tahun kerja sama ekonomi digital antara ASEAN dan RRT, dan Presiden menyampaikan bahwa RRT adalah mitra strategis ASEAN di bidang ekonomi digital,” kata Menlu.

Yang kedua, mengenai pemenuhan ketersediaan vaksin dan obat-obatan di kawasan.

“Ditekankan oleh Presiden mengenai pentingnya kerja sama ini dan Presiden mengapresiasi keputusan RRT untuk bergabung dalam COVAX Facility, dan menjadikan vaksin sebagai barang publik global,” ujar Menlu.

Yang ketiga, mengenai stabilitas kawasan terutama Laut China Selatan.

“Presiden kembali menekankan pentingnya penghormatan hukum internasional di Laut China Selatan. Jika kita ingin melihat Laut China Selatan damai dan stabil, Presiden menekankan pentingnya semua pihak menahan perilaku yang dapat meningkatkan tensi,” ujar Menlu.

Pada KTT ASEAN-Jepang, Presiden antara lain menyampaikan ASEAN-Jepang tidak memiliki pilihan kecuali bekerja keras, bekerja bersama untuk menangani pandemi.

“ASEAN-Jepang memiliki potensi yang sangat besar, misalnya di tahun 2019, investasi Jepang di ASEAN mencapai 20,3 miliar (terbesar kedua) dan perdagangan mencapai 225,9 miliar, sementara pariwisata mencapai angka 10 juta,” ujar Retno mengutip pernyataan Presiden.

Oleh karena itu, lanjutnya, Presiden menekankan dua hal.

Yang pertama, pentingnya percepatan kerja sama ekonomi untuk terus dilakukan. ASEAN dapat menjadi mitra utama Jepang dalam diversifikasi rantai pasokan dan perluasan investasi.

“Presiden juga menyambut baik rencana pendirian ASEAN Centre for Public Health Emergency and Emerging Diseases. Presiden menyampaikan Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah dari centre tersebut,” ungkap Menlu.

Yang kedua, mengenai pentingnya menebalkan strategic trust di kawasan. Di tengah pandemi ini, tidak ada ruang untuk trust deficit. Paradigma kerja sama yang inklusif dan win-win penting, antara lain melalui kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific

Dalam KTT ASEAN-Korea Selatan. Presiden antara lain menekankan kembali pentingnya menjaga optimisme yang dapat terwujud melalui dua hal.

Pertama adalah kolaborasi pemulihan ekonomi kawasan. Presiden menyambut baik ditandatanganinya RCEP, mengaktifkan kembali rantai pasok, dan transformasi digital, termasuk untuk UMKM.

“Hal kedua yang disampaikan Presiden adalah pentingnya penguatan kerja sama ketahanan kesehatan, terutama di dalam penyediaan obat-obatan dan vaksin. Indonesia juga menyambut baik kerja sama dengan ROK, termasuk melalui COVAX Facility dan pentingnya membangun ketahanan kesehatan kawasan,” ujar Menlu.

Pada KTT ASEAN-India, Presiden menyampaikan, pertama mengenai pentingnya penguatan kerja sama kesehatan. Kemitraan ini antara lain dapat dilakukan melalui kerja sama pembuatan obat dan vaksin, bahan baku obat industri kesehatan, research and development kesehatan, serta mendorong terciptanya affordable health care for all.

“Yang kedua, Presiden menekankan pemulihan ekonomi, mendorong platform digital dan penting untuk memperluas kerja sama digital talent and digital skills untuk UMKM, kerja sama keamanan siber. Presiden juga menyambut baik kerja sama pendidikan doktoral di Indian Institute of Technology untuk 1000 ilmuwan ASEAN,” ujar Menlu.

Selain itu, penguatan implementasi ASEAN-India Free Trade Area juga disampaikan oleh Presiden. Presiden berharap dalam waktu yang dekat, India dapat bergabung dengan RCEP.

Presiden juga menekankan pentingnya pengelolaan berbagai ketegangan di kawasan Indo-Pasifik. (ATN)

Tags: AseanKTT ASEANPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.