• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mantap, PLTA Rajamandala Siap Pasok Setrum untuk Jawa-Bali

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mantap, PLTA Rajamandala Siap Pasok Setrum untuk Jawa-Bali

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rajamandala yang berkekuatan 47 MW di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat, siap memasok energi listrik untuk Jawa dan Bali. PLTA yang telah beroperasi sejak Mei 2019 ini masuk dalam penetapan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2019-2028.

“PLTA ini adalah salah satu upaya untuk mencapai target 23 persen energi terbarukan pada tahun 2025,” kata Direktur Energi Baru Terbarukan, Harris yang hadir mewakili Direktur Jenderal EBTKE saat Ceremony Commercial Operation PLTA Rajamandala, pekan lalu.

Seperti disitat Asiatoday.id dari laman esdm.go.id, Selasa (16/7/2019), PLTA Rajamandala tidak hanya berkontribusi pada pasokan energi nasional tetapi juga berperan penting dalam mengatasi masalah perubahan iklim.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Harris menguraikan, pemerintah terus menggenjot penggunaan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan demi mengejar target 23 persen penggunaan EBT dalam bauran energi yang tertuang dalam Kebijakan Energi Nasional.

“Pengoperasian PLTA Rajamandala adalah satu terobosan yang diharapkan dapat meningkatkan sistem kelistrikan Jawa-Bali yang memanfaatkan energi terbarukan,” ujarnya.

Pembangunan PLTA Rajamandala merupakan proyek kolaborasi antara PT Indonesia Power dan Kansai Electric Power Japan, yang membentuk PT Rajamandala Electric Power (REP). Total nilai investasi sebesar USD 150 juta dan membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun sejak 2012 untuk penyelesaian pembangunannya.

Harris berharap, tenaga air yang memanfaatkan Daerah Aliran Sungai (DAS), seperti Rajamandala di hilir Citarum ini dapat pula dikembangkan di daerah lain sehingga memperkuat ketahanan energi nasional.

“Saya juga berharap bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Air Rajamandala dapat memacu masyarakat untuk melakukan kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi referensi untuk pengembangan pembangkit listrik energi terbarukan lainnya oleh investor untuk membangun listrik di Indonesia,” ujar Harris.

Tak lupa Harris mengingatkan REP sebagai pengembang dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar PLTA sehingga fasilitas ini dapat dipertahankan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Saya juga mendesak semua lapisan masyarakat untuk menjaga ekosistem sungai dan melindungi tangkapan air dengan menghindari deforestasi, untuk menjaga keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Air Rajamandala dalam menyediakan pasokan energi listrik,” pungkas Harris.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Direktur Utama Indonesia Power M.Ahsin Sidqi menyatakan dukungannya pada upaya Pemerintah dalam menggenjot penggunaan energi terbarukan demi ketahanan energi nasional dan komitmennya dalam pengembangan komunitas sekitar.

“PLN dan Indonesia Power sangat welcome dan komit dengan penggunaan Renewable Energy dan pengembangan komunitas,” ungkapnya.

PLTA Rajamandala ini nantinya akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa – Bali melalui transmisi 150 kV (kilo Volt) Cianjur-Cigereleng sekaligus sebagai back up sistem kelistrikan khususnya di wilayah Kabupaten Bandung,” terang Ahsin.

PLTA Rajamandala menjadi PLTA yang menggunakan Penstock terbesar di Indonesia dan Spiral Case berbahan beton pertama di Indonesia. Selain itu, PLTA ini juga merupakan pembangkit berbasis air dengan waterway sistem labirin pertama di Indonesia dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia.

Tags: ListrikPLNPLTA Rajamandala
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.